Kolaborasi Kodim 0616 Indramayu Bersama P4S Dharma Kencana Kembangkan Padi Organik

 Kolaborasi Kodim 0616 Indramayu Bersama P4S Dharma Kencana Kembangkan Padi Organik

KOMPAK: Dandin 0616 Indramayu Letkom ARM Andang Radianto SAP bersama P4S Dharma Kencana Indramayu dan DKPP Indramayu saat tanam perdana demplot bios 44 di Desa Jatisawit Lor, Kecamatan Jatibarang, belum lama ini.-Anang Syahroni-RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID - Untuk membuktikan kepada petani sekaligus mengajak petani di Kabupaten Indramayu untuk gunakan pupuk organik, Kodim 0616 Indramayu berkolaborasi bersama P4S Dharma Kencana kembangkan padi organik di Kabupaten Indramayu gunakan pupuk organik bios 44, belum lama ini.

Lokasi demplot bios 44 seluas 7000 meter persegi di Desa Jatisawit Lor, dan seluas 7700 meter persegi di Desa Krasak Kecamatan Jatibarang ini, secara langsung di ikuti Dandim 0616 Indramayu Letkol ARM Andang Radianto SAP, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu, Muspika Jatibarang, dan para penyuluh pertanian se Kecamatan Jatibarang.

Dandim 0616 Indramayu Letkol ARM Andang Radianto SAP mengatakan penanaman padi organik gunakan pupuk organik bios 44 yang merupakan karya dari Pangdam Siliwangi, dan sudah di uji coba ke berbagai sektor mulai dari perikanan, peternakan, sampai pertanian.

"Di Indramayu kita sudah diuji coba sejak bulan Oktober 2022, dan sudah ada demplot sebanyak 27, untuk di Jatibarang bekerjasama dengan lokal hero penggiat pertanian organiknya, kita berkolaborasi untuk buktikan produktifitas tanaman padi gunakan ful pupuk organik bios 44," kata Andang.

BACA JUGA:Polres Indramayu Kembali Bekuk Empat Pelaku Curanmor, Telah Beraksi di 13 Lokasi

BACA JUGA:Laut Eretan Diguncang Gempa Dua Kali, Masyarakat Pantura Tidak Terpengaruh

Demplot pembuktian pupuk organik bios 44, sambung Andang petani Kabupaten Indramayu bisa ke organik tidak bergantung pada pupuk kimia atau sintetis yang bahannya masih impor, kemudian dengan adanya bios 44 yang sudah teruji dan hasilnya sudah terbukti bisa menjadi solusi para petani Indramayu dalam bertani, mereka tidak bergantung ke penggunaan pupuk kimia, namun bisa beralih ke penggunaan pupuk organik, khususnya bios 44, untuk hasilnya produk padi organik.

"Jadi petani tidak bergantung pada pupuk sintetis atau kimia, tapi kita sudah punya produk pupuknya bios 44, dan hasilnya juga kita sudah tinjau bagus, kita berharap petani sejahterah ketergantungan pupuk kimia berkurang, tapi produktifitas naik. 1,8 juta ton harapan pak Presiden Jokowi terpenuhi oleh Indramayu," tandasnya.

Sementara itu, ketua Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Dharma Kencana Indramayu, Ayi Sumarna SP mengatakan demplot bios 44 yang diuji coba oleh P4S Dharma Kencana berada di dua lokasi yaitu di Desa Jatisawit Lor seluas 7000 meter persegi dan Desa Krasak seluas 7700 meter persegi, dengan perlakuan tanda gunakan pupuk sintetis sama sekali atau full organik bios 44.

"Mudah-mudahan ini bisa menjadi solusi bagi petani untuk beralih ke perlakuan organik, tidak ketergantungan tergadap pupuk subsidi yang dirasakan mulai susah mendapatkan pupuk sintetis yang stok terbatas karena subsidinya dikurangi, dan mulai beralih ke pola ramah lingkungan," katanya.

BACA JUGA:Bupati Nina Sebut Dirut Perumdam Kekasih Bayangan Sinyal Sosok Pengganti Lucky Hakim

BACA JUGA:H Aspuri SAg MPdI Dilantik Jadi Ketua Baznas Periode 2022-2027

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: