Edan ! Otak Pelaku Penembakan Istri Anggota TNI di Semarang, Diduga Suami Sendiri

Edan ! Otak Pelaku Penembakan Istri Anggota TNI di Semarang, Diduga Suami Sendiri

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa -screenshoot jpnn-

Radarindramayu,id, SEMARANG - Kasus penembakan istri anggota TNI di Semarang semakin terang. Selain
sudah menangkap empat pelaku penembakan, Panglima TNI Andika Perkasa memastikan kasus ini ditangani
secara proporsional.

Seperti diketahui, Tim Polri dan jajaran Kodam IV Diponegoro sukses menangkap empat pelaku kasus
penembakan istri anggota TNI di Semarang termasuk penyuplai senjata. Bahkan saat ini terus mengejar
suami korban inisial M yang diduga kuat adalah otak aksi biadab ini.

Polda Jawa Tengah dan Kodam IV/Diponegoro, merilis perkembangan kasus penembakan istri
anggota TNI di Semarang pada Senin (25/07), dan ternyata semakin menemui titik terang.

Sementara itu kondisi istri TNI korban penembakan semakin membaik. Korban masih dirawat di Rumah Sakit
Hermina, Banyumanik, Semarang.

BACA JUGA:Ditemukan Saat Pujianti Mau Beli Dawet, Ini Ciri-ciri Mayat Tanpa Identitas yang Dililit Lakban

Polri juga memastikan seluruh tersangka kasus penembakan istri anggota TNI di Semarang, Jawa Tengah
telah ditangkap. Mereka yang ditangkap berperan sebagai penembak korban dan pengendara motor serta
satu penyedia senjata api. Hasil rekaman CCTV mengungkap pelaku penembakan ini berjumlah 4 orang.

Tim gabungan TNI Polri, selain menangkap para pelaku, juga sudah mengamankan barang bukti senjata api.
Sementara Detasemen Polisi Militer Kodam IV Diponegoro, juga masih terus memburu suami korban.

Terpisah, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa juga memaparkan perkembangan kasus penembakan istri
anggota TNI Kopda M, berinisial RW, 34, di Semarang, Jawa Tengah.

Menurut Jenderal Andika, dugaan kuat Kopda M yang merupakan prajurit Artileri Pertahanan Udara (Arhanud)
Semarang, itu terlibat dalam peristiwa penembakan sang istri.

"Dugaan memang kuat karena suami dari korban ini lari sejak hari pertama.Bukti-bukti investigasi juga
sudah mengarah kepada beberapa orang yang kami lebih cenderung juga mengaitkan ke suami korban,"
kata Panglima TNI, di Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara,
Jumat (22/07) lalu.

BACA JUGA:Polisi Kembali Tangkap Pengedar Narkoba, Saat Hendak Edarkan Narkotika ke Pelosok Desa

Menurutnya, petugas juga memeriksa jejak elektronik yang mengarah dengan adanya dugaan keterlibatan
Kopda M. Andika mengatakan pihaknya sudah mengantongi sejumlah saksi, di antaranya orang yang memiliki
hubungan asmara dengan Kopda M.

"Kami juga sudah memiliki saksi-saksi, termasuk saksi yang memang memiliki hubungan khusus asmara
dengan suami korban ini," tambahnya.

Andika juga menegaskan bahwa kasus penembakan itu sangat tidak manusiawi, apalagi demi memuaskan
kesenangan pribadi seorang prajurit.(oet)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: