Belum Ada Lawan! Pempek Asal Palembang Jadi Makanan Ringan Dengan Rating Paling Tinggi Menurut Survey!

Pempek asal Palembang jadi makanan ringan dengan rating tertinggi menurut survey-Pinterest-radarindramayu.id
RADARINDRAMAYU.ID - Indonesia dikenal bukan hanya karena kekayaan alamnya yang melimpah, tetapi juga karena ragam kuliner khas yang menggugah selera.
Baru-baru ini, sebuah survey nasional yang dilakukan oleh TasteAtles mengungkapkan bahwa pempek, makanan ringan asal Palembang, berhasil merebut hati masyarakat dengan meraih rating tertinggi di antara jajanan favorit.
Dalam survei tersebut, pempek mendapatkan rating 4,6 bintang, mengalahkan kompetitornya seperti batagor yang mencatatkan 4,5 bintang dan pisang goreng dengan 4,4 bintang.
Hasil survey ini menjadi bukti nyata bahwa pempek tidak hanya digemari oleh masyarakat Palembang, tetapi juga oleh seluruh pecinta kuliner di Indonesia.
Cita rasa khas yang dihadirkan melalui olahan ikan dan tepung sagu ini mampu menawarkan pengalaman rasa yang autentik dan menggugah selera.
Di balik kelezatan pempek, terdapat keunikan dalam setiap varian dan saus cuka khas yang selalu berhasil memikat lidah para penikmatnya.
Menurut TasteAtles, rating 4,6 bintang tersebut diperoleh melalui penilaian ketat yang melibatkan berbagai aspek seperti rasa, tekstur, penyajian, dan inovasi dalam pengolahan.
Para responden yang terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari pecinta kuliner tradisional hingga food blogger ternama, memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas dan keunikan pempek.
Tak heran, makanan ringan ini kian menduduki posisi teratas di hati masyarakat, menjadikannya sebagai simbol kebanggaan kuliner Indonesia.
Kepopuleran pempek semakin menguat ketika kabar mengejutkan datang dari kancah internasional. Pada tahun 2024, pempek sempat terpilih sebagai hidangan olahan ikan terenak di dunia.
Pengakuan ini semakin menegaskan bahwa cita rasa autentik dan keunikan resep tradisional Palembang memiliki daya tarik yang tidak terbatas oleh batasan geografis.
Penghargaan tersebut merupakan bukti nyata bahwa kekayaan kuliner Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: