Khotib Bacakan Khotbah Politik Soal Pemilu Curang, Jamaah di Tamanan Langsung Bubar

Khotib Bacakan Khotbah Politik Soal Pemilu Curang, Jamaah di Tamanan Langsung Bubar

Khotbah politik yang disampaikan khotib Untung Cahyono dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) membuat jamaah yang salat Id di Lapangan Tamanan, Kabupaten Bantul mendadak bubar meninggalkan lokasi.-Tangkapan Layar-radarindramayu.id

RADARINDRAMAYU.ID - Sebuah video viral di media sosial pada kejadian Salat Id yang disisipi materi khotbah mengenai politik, dan membuat jamaah bubar meninggalkan lokasi.

Bahkan, jumlah jamaah yang meninggalkan lapangan tempat Salat Id dilaksanakan cukup banyak. Mereka menyayangkan khotib menyampaikan materi khotbah yang tidak semestinya.

Dari informasi yang dihimpun, ternyata salat Id tersebut berlangsung di Lapangan Tamanan, Kapanewon, Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Video tersebut lantas viral di media sosial, usai disebar oleh warga yang merekam. "Bubar, bubar," demikian disampaikan jamaah sembari meninggalkan lokasi.

BACA JUGA:Jer Basuki Maw Beya, Monumen Pionir Transmigrasi di Indramayu yang Jadi Kisah di Balik Jembatan Sewo

Adapun materi khotbah politik yang membuat jamaah bubar ternyata berkaitan dengan kecurangan Pemilu 2024.

Atas kejadian itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bantul, Ahmad Shidqi mengakui, kejadian jemaah bubar pasca khotbah berbau politik tersebut memang benar adanya.

"Betul bahwa di tengah khotbah sebagian jamaah pergi meninggalkan lapangan," kata Ahmad Shidqi.

Jemaah pergi meninggalkan lapangan tersebut, karena khotib membacakan materi khotbah terkait dengan kecurangan pemilu.

BACA JUGA:Monitoring Obyek Wisata Pastikan Keselamatan Wisatawan Terjamin

Kemudian khotib juga menyitir salah satu ayat pada Alquran yang dikaitkan dengan peristiwa Pemilu 2024.

"Jemaah pergi setelah menyimak isi materi khotbah yang menyitir salah satu ayat Alquran dikaitkan dengan kecurangan pemilu," ujar Ahmad Shidqi, dilansir dari Radar Jogja, Jumat, 12, April 2024.

Bahkan, diperkirakan sekitar 25 persen jemaah pergi meninggalkan lokasi salat Id tersebut.

Sebagai tindak lanjut terkait dengan peristiwa tersebut, pihaknya telah menghubungi panitia penyelenggara salat Id di lapangan Tamanan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: