Kejam! Puluhan Ekor Kucing di Tasikmalaya Dibantai, Kepala Dipenggal, Organ Dalamnya Diambil

Kejam! Puluhan Ekor Kucing di Tasikmalaya Dibantai, Kepala Dipenggal, Organ Dalamnya Diambil

ilustrasi kucing --

Radarindramayu.id, TASIKMALAYA - Ini benar-benar perbuatan kejam terhadap Puluhan ekor kucing diduga menjadi korban pembantaian di dua pasar Kota Tasikmalaya.

Yang dimaksud dua pasar tersebut yakni pasar Cikurubuk dan pasar Indihiang Kota Tasikmalaya.

Kucing-kucing tersebut ditemukan dalam keadaan yang mengenaskan. Ada yang disembelih, bahkan ada juga yang ditemukan dalam kondisi organ dalamnya hilang.

Temuan tersebut tentu saja membuat komunitas pecinta kucing Tasikmalaya geram.

BACA JUGA:DPR Apresiasi Program Sertifikasi Halal Gratis

Rellys Irel Ketua Tasikmalaya Peduli Kucing dan didampingi drh Zainel Muttaqin melaporkan hal tersebut ke Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota.

"Saya ke sini untuk melaporkan kasus tersebut karena sudah banyak kejadian. Pekan lalu di Pasar Cikurubuk, Jumat-Sabtu kemarin di Pasar Indihiang," ujarnya, Minggu, 2 Oktober 2022.  

"Kasus di Pasar Cikurubuk itu belum selesai dan sedang kita cari bukti pelengkapnya, eh tiba-tiba dengar laporan informasi ada kejadian lagi di Indihiang dengan kasus yang sama. Saya khawatir nanti pelakunya sama," sambungnya, dikutip radarindramyu.id dari fin.co.id.

Rellys menuturkan, di pasar Indihiang pihaknya telah menemukan pembantaian terhadap 13 ekor kucing.

BACA JUGA:Empat Hari Kebakaran 130 H Lahan Ciremai Hangus

"Di pasar Indihiang terjadi dalam dua hari berturut-turut, Jumat dan Sabtu kemarin," kata Rellys.

13 ekor kucing tersebut ditemukan mati mengenaskan, ada yang dalam kondisi dengan kepala terpenggal serta organ dalam kucing hilang.

"Kalau di pasar Indihiang ditemukan di blok daging. Mati semua, jeroannya hilang," kata Rellys.

Sementara, lanjut Rellys, kejadian di Pasar Cikurubuk sebanyak 8 ekor kucing dibunuh, 2 ekor kucing yang bisa diselamatkan.

BACA JUGA:Nasdem Resmi Capreskan Anies Baswedan di Pilpres 2024

Menurut Rellys, tindakan tersebut sudah sangat di luar batas. Untuk itu dirinya melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.

"Kita belum mengetahui motifnya apa. Makanya ini sudah keterlaluan, sudah sadis banget. Kami akhirnya lapor ke Polres Tasikmalaya Kota untuk menindaklanjuti," tambahnya.

Rellys mengatakan pembantaian kucing di pasar Cikurubuk dan pasar Indihiang relatif sama, digorok dan disayat bagian perutnya.

"Saya menduga pelakunya sama. Waktu ditemukannya pun sama, sekitar pukul 3 pagi," kata Rellys.

BACA JUGA:161 TKI Ilegal Berhasil Dipulangkan, 3 Diantaranya Warga Indramayu

Rellys pun sangat ingin mengetahui motif pelaku. Dia juga akan mengawal terus kasus ini hingga tuntas.

Dia berharap, aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporannya dan menangkap pelaku pembantaian puluhan kucing tersebut.

BACA JUGA:Sosialisasi Operasi Zebra 2022, Polisi Sasar Warga Desa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: