Yamaha_detail

Dengan Terburai Airmata, Tamara Bleszynski: Saya Ingin Tenang Hidup di Bali

Dengan Terburai Airmata, Tamara Bleszynski: Saya Ingin Tenang Hidup di Bali

Aktris Tamara Bleszynski didampingi pengacaranya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (22/6). --


Radarindramayu, JAKARTA - Kini aktris Tamara Bleszynski mengungkap masalah yang dihadapinya saat ini.

Tamara terseret kasus dugaan penggelapan aset properti sebuah hotel di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Adapun Tamara Bleszynski merupakan salah satu pemegang saham dari hotel tersebut.

Menurutnya bahwa, "Saya sangat sedih sekali ketika saya enggak tahu mesti berbuat apa lagi, karena yang saya pengin, ini bisa cepat selesai," kata Tamara Bleszynski lalu menangis di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (22/6).

Aktris pemain film Air Terjun Pengantin itu berharap masalah tersebut bisa segera selesai dan tidak berimbas kepada keluarganya. Tamara Bleszynski mengaku mendapat tagihan utang dengan jumlah yang cukup besar.

BACA JUGA:Taman Tjimanoek Buah Sinergi Pemkab dan Polytama

Mantan istri Mike Lewis itu menjelaskan, "Biar tak turun ke anak saya, biar anak saya bahagia, enggak menerima perlakuan seperti ini," jelasnya. Tamara Bleszynski mengatakan dirinya tidak tahu dari mana asal utang tersebut.

Sebab,Tamara tidak pernah terlibat dalam urusan hotel tersebut sejak 19 tahun terakhir.

Karena menurutnya, pengurus perusahaan mendatanginya ke Bali untuk membahas surat utang pada 2020. "Ada pengurus perusahaan yang datang ke Bali mengatakan (saya) harus menandatangani surat utang dengan jaminan hotel," beber Tamara Bleszynski.

BACA JUGA:Daniel Diminta Besarkan Pemuda Pancasila Jabar

Perempuan berusia 47 tahun itu kini tidak mau tinggal diam. Dia telah menunjuk kuasa hukum untuk menyelesaikan masalah tersebut. "Saya sudah enggak mengerti lagi, saya ingin tenang hidup di Bali, mengurus anak," tutup Tamara Bleszynski.(len)

BACA JUGA:Bupati Ajak Giatkan Olahraga di Sekolah

Artikel ini telah tayang di JPNN.com dengan judul"Sambil Menangis, Tamara Bleszynski: Saya Ingin Tenang Hidup di Bali",

Sumber: