Bojan Hodak Perpanjang Kontrak Bersama Persib! EXCO PSSI Gagal Tarik!
Bojan Hodak Perpanjang Kontrak Bersama Persib! EXCO PSSI Gagal Tarik!-goal.com-Radar Indramayu
RADARINDRAMAYU.ID - Manajemen Persib Bandung kabarnya akan segera mengumumkan perpanjangan kontrak Bojan Hodak sebagai pelatih kepala pada Desember 2025 mendatang, menegaskan komitmen klub terhadap sosok yang telah membawa perubahan signifikan di skuad Maung Bandung.
Keputusan ini sekaligus menutup peluang bagi sebagian anggota EXCO PSSI yang sebelumnya sangat ingin memanggil Coach Hodak untuk mengisi posisi pelatih tim nasional Indonesia.
Situasi ini menimbulkan gelombang perbincangan di kalangan pengamat sepak bola nasional, mengingat kontribusi besar Hodak di level klub dan potensi yang dimilikinya untuk mengangkat prestasi Timnas.
Di tengah dinamika politik sepak bola Indonesia, pengumuman kontrak baru Hodak menjadi momentum penting yang berpotensi mengarahkan arah kepelatihan di kancah domestik maupun internasional.
BACA JUGA:Petualangan Baru yang Tak Terlupakan Federico Barba! Tolak Avellino Demi Persib!
Bojan Hodak, pelatih asal Kroasia yang sudah berkecimpung lama di sepak bola Indonesia, dikenal dengan pendekatan taktis yang solid dan kemampuannya membangun tim dengan struktur disiplin tinggi.
Selama memimpin Persib, Hodak berhasil mengoptimalkan potensi pemain lokal serta membawa atmosfer profesionalisme yang diapresiasi luas oleh manajemen dan suporter.
Hasil positif yang dicapai di kompetisi Liga 1 membuat manajemen Persib yakin bahwa memperpanjang kontrak Hodak adalah langkah tepat untuk menjaga stabilitas dan ambisi meraih gelar.
Keputusan ini sekaligus meredam rumor yang beredar bahwa PSSI akan merekrutnya sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia menggantikan posisi yang sedang kosong.
BACA JUGA:Win Rate 54% dan Bukan Sekadar Hype, Persib Harus Berjuang Keras Pertahankan Bojan
Sebelumnya, sejumlah anggota EXCO PSSI memang mendorong agar Bojan Hodak diangkat sebagai arsitek tim nasional, karena reputasinya yang sudah teruji di kompetisi domestik dan kemampuannya mengelola pemain muda Indonesia.
Namun, kabar terbaru menunjukkan bahwa negosiasi internal di klub berjalan lancar dan dukungan manajemen terhadap Hodak kuat, sehingga peluang bergabung ke Timnas menjadi semakin kecil.
Hal ini memperlihatkan bagaimana dinamika kepelatihan di Indonesia kerap dipengaruhi oleh berbagai kepentingan dan strategi klub serta federasi, yang kadang berjalan paralel dan kadang bertolak belakang.
Langkah manajemen Persib memberi pesan kuat bahwa klub lebih memilih konsistensi dan kesinambungan pembangunan daripada mengikuti arus perubahan instan yang sering terjadi di level federasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

