Debut Bersejarah! Jasey Wehrmann Jadi Pemain Asing Pertama di EPA Super League!

Debut Bersejarah! Jasey Wehrmann Jadi Pemain Asing Pertama di EPA Super League!

Debut Bersejarah! Jasey Wehrmann Jadi Pemain Asing Pertama di EPA Super League!-cdn.rri.co.id-Radar Indramayu

RADARINDRAMAYU.ID - Dalam sejarah panjang sepak bola muda Indonesia, momen bersejarah akhirnya tercipta di ajang Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025.

Adalah Jasey Wehrmann, pemain asing milik Madura United, yang sukses menorehkan namanya sebagai pemain asing pertama yang tampil di kompetisi EPA.

Debut Jasey ini bukan hanya menjadi sorotan bagi publik Madura, tapi juga menarik perhatian pecinta sepak bola nasional yang mulai menilai EPA sebagai wadah pengembangan talenta muda yang semakin terbuka dan profesional.

Dalam laga debutnya melawan Malut United, Jasey tampil sebagai starter, memperlihatkan kemampuan teknis dan visi bermain khas pemain Eropa.

BACA JUGA:Bupati Indramayu Alokasikan Anggaran 22,54 Miliar untuk 55 Kegiatan pada Bidang Sumber Daya Air

Meski Madura United harus menelan kekalahan tipis 0-1, kehadiran Jasey di lapangan menjadi bukti nyata bahwa EPA kini memasuki era baru: era kompetisi muda yang semakin kompetitif dan inklusif.

Regulasi baru yang disebut sebagai “Pemain Joker” menjadi dasar diperbolehkannya pemain senior, baik lokal maupun asing, untuk tampil di EPA.

Dalam peraturan ini, setiap tim diberi izin untuk menurunkan maksimal lima pemain senior dalam satu pertandingan.

Tujuannya jelas: memberikan contoh, pengalaman, dan tekanan kompetitif bagi pemain muda agar terbiasa bermain dalam atmosfer pertandingan serius.

BACA JUGA:Julio Cesar Bangga Chemistry 3 Bek Asing Persib Makin Padu, Optimistis Redam Serangan Selangor FC di ACL 2

Jasey Wehrmann menjadi contoh sempurna dari tujuan tersebut menghadirkan standar permainan profesional dalam ajang usia muda.

Kehadiran Jasey juga memberi warna baru dalam perjalanan Madura United EPA.

Pemain asal Belanda berdarah Indonesia ini dikenal memiliki karakter permainan kuat di lini tengah, kemampuan membaca permainan yang baik, serta distribusi bola yang akurat.

Pelatih EPA Madura United bahkan menyebut, “Jasey bukan hanya membawa kualitas, tapi juga mentalitas profesional yang bisa menular ke pemain muda lain.”

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait