Statistik Jayden Oosterwolde vs Benfica, Menang 10 Duel di Play-Off UCL 2025/2026

Statistik Jayden Oosterwolde vs Benfica, Menang 10 Duel di Play-Off UCL 2025/2026

Jayden Oosterwolde Gagal Lolos, Namun Statistik Permainan Mengejutkan-tvonenews.com-Radar Indramayu

RADARINDRAMAYU.ID - Harapan Fenerbahce untuk tampil di panggung megah Liga Champions Eropa 2025/26 harus sirna setelah perjuangan mereka dihentikan oleh Benfica di babak play-off.

Meski skuad asuhan Jose Mourinho sebenarnya hanya membutuhkan satu langkah lagi untuk memastikan diri tampil di fase grup, ajang paling prestisius antarklub Eropa yang selalu menjadi impian setiap pemain maupun tim yang berlaga.

Kekalahan ini terasa begitu menyakitkan bukan hanya bagi para pendukung setia Sarı Kanaryalar, tetapi juga bagi para pemain, termasuk Jayden Oosterwolde.

Dalam pertandingan leg kedua yang digelar dini hari tadi, Jayden dipercaya tampil sebagai starter di posisi left center back (LCB) dan tidak hanya bertahan selama 90 menit penuh, tetapi juga menunjukkan statistik yang impresif.

BACA JUGA:Duel Indonesia vs Korea Selatan Tanpa STY, Masih Sengit atau Hambar?

Hal ini mulai dari tiga kali melakukan clearance, dua kali melakukan recovery, dua tekel sukses, hingga memenangkan sepuluh duel melawan para penyerang Benfica.

Hal ini jelas memperlihatkan kualitasnya sebagai pemain muda dengan masa depan cerah di level Eropa.

Meski akhirnya hasil pertandingan tidak berpihak pada tim asal Turki tersebut, kontribusi Jayden tidak bisa dipandang sebelah mata karena dirinya menjadi salah satu pemain yang paling menonjol di lapangan.

Di tengah rasa kecewa karena gagal membawa klubnya melaju ke fase grup Liga Champions, penampilan apik Jayden setidaknya menjadi sinyal positif bahwa ia siap tampil konsisten.

BACA JUGA:RESMI! Garuda Tambah Kekuatan, Lima Pemain Baru Ambil Sumpah WNI Akhir Pekan Ini! Siapa Saja?

Hal ini sekaligus membuka jalan bagi masa depan kariernya, baik di level klub maupun peluang membela tim nasional.

Mengingat darah keturunan Indonesia yang dimilikinya bisa membuat publik Tanah Air berharap besar untuk melihatnya suatu hari mengenakan seragam Garuda.

Benfica sendiri tampil dengan disiplin tinggi dan mampu memanfaatkan satu gol keunggulan agregat yang didapat di leg pertama untuk menjaga ritme permainan di pertemuan kedua.

Klub asal Portugal tersebut membuktikan diri masih terlalu tangguh bagi Fenerbahce, meskipun sebenarnya kedua tim tampil relatif seimbang sepanjang laga dengan intensitas yang cukup tinggi di lini tengah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait