4 Negara ASEAN Ini Pernah Tampil Di Ronde ke 3 Kualifikasi Pildun! Negara Ini Pengumpul Poin Terbanyak!

Indonesia jadi negara ASEAN dengan poin terbanyak di kualifikasi piala dunia ronde ke 3 sejak 2014-@timnasindonesia-radarindramayu.id
BACA JUGA:Media Arab Saudi Soroti Gol Pertama yang Seharusnya Tidak Sah, Wasit Dinilai Tidak Tegas?
Meski hanya mampu meraih 2 poin dari dua hasil imbang melawan Australia dan Uni Emirat Arab, pencapaian ini tetap membanggakan.
Saat itu, Thailand benar-benar menunjukkan bahwa negara-negara Asia Tenggara mampu bersaing dengan tim-tim besar, meskipun tantangan di level ini sangat berat.
4. Vietnam (Edisi 2022) - 4 Poin
Vietnam mencetak sejarah dengan tampil di ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia 2022 di bawah asuhan pelatih Park Hang-seo.
Tim berjuluk The Golden Star Warriors ini berhasil meraih 4 poin dari kemenangan melawan China dan hasil imbang melawan Jepang.
Meski langkah mereka terhenti di fase ini, performa Vietnam dianggap sebagai tonggak penting bagi sepak bola ASEAN di pentas Asia.
5. Indonesia (Edisi 2026) - 6 Poin (Masih Bisa Bertambah)
Timnas Indonesia membuat gebrakan dalam kualifikasi Piala Dunia edisi 2026. Hingga matchday keenam di ronde ketiga, skuad Garuda telah mengoleksi 6 poin, hasil dari satu kemenangan dan tiga hasil imbang.
BACA JUGA:Erick Thohir dan Menpora Himbau Publik Untuk Konsisten Dukung Pemain Muda, 'Marselino adalah Bukti'
Ini menjadi catatan terbaik dari negara ASEAN sejauh ini di ronde ketiga. Selain mencatat kemenangan perdana melawan Arab Saudi, Indonesia juga menampilkan performa solid saat menghadapi tim-tim kuat Asia lainnya.
Dengan beberapa laga tersisa, ada peluang besar bagi Indonesia untuk menambah poin dan mempertegas status mereka sebagai pengumpul poin terbanyak di kawasan ASEAN.
Keberhasilan negara-negara ASEAN mencapai ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia menunjukkan perkembangan sepak bola di kawasan ini.
Meskipun persaingan di tingkat Asia masih didominasi oleh tim-tim besar, langkah negara-negara ASEAN yang konsisten mencatatkan sejarah baru menjadi bukti nyata bahwa sepak bola Asia Tenggara terus berkembang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: