Radar Indramayu diubah judul: Insiden Panganiayaan Keponakan oleh Paman di Kuningan, Terjadi Dini Hari

Radar Indramayu diubah judul: Insiden Panganiayaan Keponakan oleh Paman di Kuningan, Terjadi Dini Hari

TERLUKA: Korban yang merupakan keponakan pelaku, mengalami luka bacok di bagian kepala dan tangan.-istimewa-Radarkuningan.com

KUNINGAN, RADARINDRAMAYU.ID - Seorang paman di Kabupaten Kuningan tega membacok keponakan hingga bersimbah darah. Peristiwa itu terjadi di Dusun Paleben Desa Kertawangunan Kecamatan Sindangagung Kabupaten Kuningan pada Minggu (16/7) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Korban diketahui bernama Muhammad Syaiful Hakim (18) warga Kelurahan Cililitan Kecamatan Kramatjati Jakarta Timur.

Kapolres Kuningan AKBP Willy Andrian melalui Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Anggi Eko Prasetyo mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Hari Minggu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, di sebuah rumah yang berlokasi di Dusun Paleben Desa Kertawangunan Kecamatan Sindangagung Kabupaten Kuningan. Telah terjadi dugaan tindakan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan korban luka di bagian kepala dan tangan.

“Awal mula kejadian, ketika istri pelaku yang bernama Suryani beserta korban, datang dari Jakarta dengan menggunakan sepeda motor di mana keduanya datang ke rumah pelaku untuk istirahat, karena akan mengurus kepindahan anaknya ke Jakarta,” kata AKP Anggi Eko Prasetyo kepada awak media saat dikonfirmasi, Senin (17/7).

Keduanya, lanjut Anggi, datang ke rumah pelaku bermaksud untuk ikut beristirahat, dengan terlebih dahulu menghubungi pelaku melalui handphone dan juga mengetuk pintu akan tetapi tidak direspons oleh pelaku.

BACA JUGA:Djajang Nurjaman Bakal Gantikan Luis Milla? Berikut Sejumlah Kandidat Pelatih Persib Bandung

BACA JUGA:Digitalisasi Pajak Jabar Berhasil Tingkatkan Pendapatan Daerah

“Akhirnya, korban pun menggedor jendela kamar tidur dan berusaha membuka jendela kamar. Setelah berhasil terbuka, tiba-tiba pelaku datang membawa golok dan mengayunkannya kepada korban hingga mengenai kepala korban,” ungkap Anggi.

Pelaku kemudian keluar melalui jendela kamar dan kembali menyerang korban sehingga korban terjatuh di pekarangan rumah. Melihat kejadian tersebut, istri pelaku berusaha memisahkan akan tetapi istri pelaku pun terkena sabetan golok.

“Kemudian istri pelaku berteriak meminta tolong, korban pun dibawa oleh warga ke rumah sakit terdekat,” ujar Anggi.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala dan menderita luka sebanyak 8 jahitan di bagian kepala, tangan kanan sebanyak 5 jahitan dan pergelangan tangan kiri menderita luka sayat serta istri pelaku mengalami luka lebam dan luka sayat di bagian punggung tangan kiri.

“Sampai saat ini kami masih mendalami motif pelaku hingga melakukan hal tersebut,” imbuhnya.(ale)

BACA JUGA:19.588 Lansia Terdaftar Data Pemilih Pemilu 2024

BACA JUGA:Kemarau Serangan Hama Tikus Mengganas, Tanaman Padi Terancam Gagal Panen

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: