Yamaha_detail

Hasil Penyelidikan Mayat Bayi di Areal Pertamina Melendong, Tidak Ada Tanda Kekerasan

Hasil Penyelidikan Mayat Bayi di Areal Pertamina Melendong, Tidak Ada Tanda Kekerasan

Lokasi penemuan mayat bayi laki-laki di areal Pertamina Melendong, Indramayu-Ist-

Radarindramayu, SUKRA - Sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki dibungkus seragam sekolah, ditemukan pemancing di lokasi Pertamina Melendong Desa Karanglayung, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.

Saat ditemukan, mayat bayi yang dibungkus seragam sekolah itu, sedang dikubur oleh sepasang remaja yang masih mengenakan seragam sekolah.

Bayi yang dibungkus seragam sekolah warna putih itu, masih terdapat tali pusar beserta plasentanya, diduga bayi tersebut baru saja dilahirkan.

Umar, salah seorang saksi mata mengatakan, dirinya bersama rekannya bernama Amir, hendak pergi mancing.

BACA JUGA:Bupati Ajak Giatkan Olahraga di Sekolah

Di perjalanan, ketika melewati areal Balong Pertamina, Melendong, melihat sepasang remaja yang diduga masih pelajar berada di lokasi menggunakan sepeda motor.

Salah seorang remaja pria terlihat sedang mencongkel tanah, sedangkan yang perempuan duduk di atas sepeda motor.

Karena mencurigakan, Umar dan Amir kemudian menghampiri kedua pelajar tersebut, namun belum juga sampai, sepasang pelajar tersebut langsung kabur.

Setelah dicek, dilokasi bekas tanah yang dicongkel terdapat mayat bayi berjenis laki-laki yang dibungkus seragam sekolah warna putih.

BACA JUGA:Jangan Panik! Penyakit Mulut dan Kuku Gampang Sembuh

Penemuan tersebut dilaporkan kepada pihak pemerintahan desa yang kemudian ditindaklanjuti oleh pihak Polsek Sukra.

Petugas dari Polsek Sukra yang mendapat informasi tersebut, terjun langsung ke lokasi dipimpin Kapolsek Ipda Rudi Hartono SH.

Dari hasil penyelidikan, mayat bayi tersebut diduga hasil hubungan gelap dan baru berumur 1 hari saat ditemukan.

Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh tim medis Puskesmas Sukra dan Pihak Inafis Polres Indramayu serta Polsek Sukra, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi.

Sumber: