Timnas Indonesia Absen di FIFA Match Day November! Kenapa dan Apa Dampak Untuk Target 100 Besar?
Timnas Indonesia Absen di FIFA Match Day November! Kenapa dan Apa Dampak Untuk Target 100 Besar?-indonesia.go.id-Radar Indramayu
RADARINDRAMAYU.ID - Dalam satu dekade terakhir, November 2025 menjadi momen langka bagi sepak bola Indonesia karena untuk pertama kalinya Timnas Garuda tidak mengikuti FIFA Match Day (FMD) pada bulan ini.
PSSI memutuskan untuk tidak memanggil skuad senior dengan alasan utama belum adanya pelatih tetap dan fokus persiapan kini dialihkan ke Timnas U23.
Keputusan ini memunculkan kekhawatiran tentang ambisi Indonesia untuk menembus peringkat FIFA 100 besar yang selama ini digaungkan sebagai target penting.
Kondisi Indonesia ini makin mencolok ketika satu-satunya negara ASEAN yang absen di FMD November, sementara negara-negara tetangga justru mengoptimalkan momen ini untuk uji coba dan pengumpulan poin penting menjelang Piala Asia 2027.
BACA JUGA:Banjir Pujian Bobotoh, Bojan Hodak Siap Bawa Persib Juara Lagi Hingga 2028!
Alasan PSSI Tidak Mengikuti FIFA Match Day November 2025
PSSI mengambil keputusan strategis yang cukup kontroversial dengan tidak menggelar pertandingan uji coba atau resmi untuk Timnas senior pada FIFA Match Day bulan November 2025.
Pertimbangan utama adalah ketiadaan pelatih tetap yang membuat persiapan dan pemanggilan skuad menjadi sulit dilakukan dengan optimal.
Selain itu, fokus dikalihkan ke persiapan Timnas U23 yang dinilai lebih penting dalam jangka pendek, mengingat turnamen dan agenda mereka yang segera berjalan.
Sikap ini sekaligus menghindari risiko cedera dan kebingungan taktik sebelum pelatih baru benar-benar menguatkan fondasi tim senior.
BACA JUGA:Dari Uzbekistan ke Indonesia! Kapadze, Harapan Baru Timnas Indonesia!
Namun, absen di FMD menuntun pertanyaan besar terkait target ambisius Indonesia menembus 100 besar peringkat FIFA.
Dalam konteks sepak bola internasional, berpartisipasi aktif pada FIFA Match Day sangat penting untuk menambah poin ranking yang dibutuhkan untuk memperbaiki posisi global dan membuka peluang undian lebih menguntungkan di berbagai turnamen.
Dengan menghilangnya kesempatan ini, posisi Tanah Air di peringkat FIFA menjadi stagnan, bahkan bisa tertinggal dari negara-negara ASEAN lain yang justru intens memanfaatkan waktu ini untuk pertandingan internasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

