Pukulan Berat! 7 Pemain Malaysia Terhukum, FAM Didenda FIFA

Pukulan Berat! 7 Pemain Malaysia Terhukum, FAM Didenda FIFA

Pukulan Berat! 7 Pemain Malaysia Terhukum, FAM Didenda FIFA-encrypted-tbn0.gstatic.com-Radar Indramayu

RADARINDRAMAYU.ID - Isu mengenai sanksi FIFA terhadap Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sempat menimbulkan kebingungan di kalangan pecinta Sepak Bola Asia Tenggara.

Banyak yang menduga bahwa Timnas Malaysia tidak akan bisa lagi tampil di ajang internasional, termasuk kualifikasi resmi di bawah naungan AFC.

Namun, penegasan langsung datang dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) melalui Sekretaris Jenderal Datuk Seri Windsor Paul John, yang menyatakan bahwa Timnas Malaysia tetap diperbolehkan bertanding.

Sanksi FIFA ternyata hanya bersifat individual terhadap tujuh pemain naturalisasi yang terbukti melakukan pelanggaran dokumen, serta denda administratif kepada FAM.

BACA JUGA:Sekolah Rakyat Indramayu Sementara Bertempat di BLK, Bangunan Permanen Segera Dibangun di Cikawung

Dengan demikian, peluang Malaysia untuk tetap berpartisipasi di turnamen resmi tidak terhalang, meski harus kehilangan sejumlah pemain penting.

Keputusan ini membawa angin segar bagi sepak bola Malaysia yang sempat diguncang isu berat setelah FIFA mengumumkan hukuman tegas pada tujuh pemain naturalisasi.

Mereka adalah Facundo Garces, Jon Irazabal, Hector Hevel, Joao Figueiredo, Imanol Machuca, Rodrigo Holgado, dan Gabriel Palmero.

Ketujuh pemain tersebut dinyatakan tidak boleh melakukan aktivitas terkait sepak bola selama 12 bulan penuh.

BACA JUGA:Mata-Mata Persib Frans Putros Bongkar Kekuatan Bangkok United, Celah Pertahanan Bisa Jadi Penentu Kemenangan

Sementara itu, FAM sendiri dikenakan denda, namun tetap diizinkan menjalankan roda kompetisi maupun memimpin Timnas.

Menurut Windsor Paul John, sanksi tersebut tidak bersifat kolektif dan tidak mengikat terhadap keseluruhan federasi maupun Timnas Malaysia.

Dengan kata lain, skuad Harimau Malaya masih memiliki hak penuh untuk berlaga di ajang internasional, termasuk di bawah naungan AFC.

Hal ini penting untuk diluruskan, sebab banyak media dan publik yang sempat menafsirkan sanksi FIFA sebagai larangan total bagi Malaysia untuk tampil di level global.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait