Gawat! 2 Pemain Timnas Indonesia Ini Terkena Cedera dan Terancam Tidak Main di FMD Bulan September Mendatang!

Gawat! 2 Pemain Timnas Indonesia Ini Terkena Cedera dan Terancam Tidak Main di FMD Bulan September Mendatang!

Kevin Diks dan Maarten Paes alami cedera jelang FMD September-@kevindiks2; @maartenpaes-radarindramayu.id

RADARINDRAMAYU.ID - Dua pilar Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri, Kevin Diks (Borussia Monchengladbach) dan Maarten Paes (FC Dallas), dilaporkan mengalami cedera pada jeda pramusim.

Kabar ini tentunya menciptakan kekhawatiran jelang agenda internasional FIFA Match Day (FMD) pada bulan September mendatang bagi publik di Indonesia.

Kevin Diks ditarik keluar pada laga DFB Pokal saat Borussia Monchengladbach melawan Atlas Delmenhorst  dan berhasil melaju ke babak berikutnya.

Laporan pertandingan menyebut Diks harus ditarik pada sekitar jeda 45 menit pertama akibat masalah kebugaran dan tidak melanjutkan pertandingan.

BACA JUGA:Benarkah Jairo Riedewald Gak Bisa Bela Timnas? Ternyata Ini Faktanya!

Sumber resmi klub yang merilis match report juga mengonfirmasi pergantian tersebut sebagai langkah pencegahan agar kondisi Diks Bisa bermain pada putaran pertama Bundesliga.

Sementara itu Maarten Paes absen dari skuad FC Dallas karena cedera otot bagian atas kaki (hamstring), dan klub memproyeksikan kembalinya dia paling cepat memasuki awal September.

Proyeksi dari klub inilah yang membuat Maarten Paes diragukan akan siap untuk panggilan Timnas pada FIFA Matchday bulan September.

Laporan medis klub dan pengamatan media lokal menyebutkan bahwa Paes saat ini masih menjalani pemulihan intensif.

BACA JUGA:Begini Kata Bos Persib Bandung Soal Tambahan Pemain Baru, Jumlah Pemain hingga Posisinya

Status keduanya sejatinya masih dalam observasi, Diks menjalani pemeriksaan lanjutan setelah ditarik di laga Pokal, sedangkan Paes dipasang dalam daftar absensi klub dan proses rehabilitasi sedang dipantau staf medis FC Dallas.

Pernyataan singkat dari pihak klub dan catatan injury-report mengindikasikan bahwa keduanya tidak mengalami keretakan serius, tetapi waktu pemulihan yang dibutuhkan tetap dapat membuat keduanya absen beberapa pekan.

Tentunya hal ini akan berdampak praktis bagi pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, yang bersifat langsung dan tak bisa diremehkan.

Kehilangan Diks berarti berkurangnya opsi bek serba bisa yang mampu beroperasi sebagai central maupun full-back yang kerap diandalkan untuk menstabilkan build-up dari belakang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: