Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, Dokumen Lengkap, Diproses Agustus, Siapa?

Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, Dokumen Lengkap, Diproses Agustus, Siapa?

Thijs Dallinga dikaitkan dengan calon pemain naturalisasi baru di Timnas Indonesia.-Foto: Instagram Bologna FC - tangkapan layar-radarindramayu.id

RADARINDRAMAYU.ID - Sejumlah nama dikaitkan sebagai pemain naturalisasi baru Timnas Indonesia yang akan diproses di Bulan Agustus 2025. Apakah Thijs Dallinga? Atau ada nama lain?

Keberadaan pemain naturalisasi dari jalur keturunan di Tim Nasional Indonesia menjadi urgen setelah Ole Romeny mengalami cedera.

Apalagi anak asuh Patrick Kluivert sedang berusaha lolos ke Piala Dunia 2026 dan akan menghadapi pertandingan berat di Round 4 yang dihelat di Arab Saudi sebagai tuan rumah.

Pengamat sepakbola, Ronny Pangemanan atau Bung Ropan mengungkapkan, para pemain tersebut saat ini sedang menuntaskan persyaratan berupa dokumen.

BACA JUGA:Punya Rumah Tanpa Ribet ala Generasi Muda dengan KPR BRI

"Dokumen surat-surat sedang ditunggu, dan akan diproses di Bulan Agustus," kata Bung Ropan, dikutip radarindramayu.id, Sabtu, 26, Juli 2025.

Dia menambahkan, proses naturalisasi harus hati-hati dan tidak boleh gegabah. Hal tersebut sudah menjadi prinsip Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Bahkan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir hanya memproses pemain naturalisasi karena memiliki kaitan dengan Indonesia.

Baik dari garis keturunan ataupun hubungan historis seperti tempat lahir dan faktor lain yang sesuai Statuta FIFA.

BACA JUGA:Indonesia Technician Grand Prix Digelar, Lebih Dari 2 Dekade Komitmen Yamaha Cetak Teknisi Berkualitas Global

“Keyakinan dia membela merah putih, selain ada garis keturunan. Jadi ini datang dari niat yang baik. Itu yang dipantau PSSI,” kata Ropan.

Pemain yang datang, sambung Bung Ropan, bukan keinginan Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI. Tetapi atas rekomendasi pelatih.

Menurut Bung Ropan, ada 3 nama yang akan diproses di Bulan Agustus. Saat ini memang baru satu yakni, Mauro Ziljstra yang saat ini sudah ada di Kemenpora dan Kemenkum-HAM dokumennya.

“Jadi tidak akan satu-satu. Tiga dokumen diurus Agustus dan diambil sumpah,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait