Bahasa Daerah di Ambang Kepunahan? Keanekaragaman Bahasa di Indonesia yang Harus Dilestarikan

Bahasa Daerah di Ambang Kepunahan? Keanekaragaman Bahasa di Indonesia yang Harus Dilestarikan

Indonesia punya 718 bahasa daerah, tapi banyak yang terancam punah, pentingya untuk dilestarikan - al muzakky - radarindramayu.id

RADARINDRAMAYU.ID - Indonesia dikenal sebagai negara dengan keanekaragaman budaya yang luar biasa, salah satu aspek yang mencolok adalah kekayaan bahasanya.

Sebagai negara kepulauan dengan ribuan etnis dan budaya, Indonesia memiliki jumlah bahasa daerah yang sangat besar. Keberagaman ini menjadi bukti nyata betapa kaya dan uniknya warisan budaya yang dimiliki bangsa ini.

Berdasarkan data dari GoodStats, Indonesia memiliki 718 bahasa daerah yang telah dipetakan, dengan 694 di antaranya masih aktif digunakan dalam komunikasi sehari-hari, menurut Sensus Penduduk 2020 (SP2020).

Angka ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah bahasa daerah terbanyak di dunia.

BACA JUGA:Kenapa Harus Yogyakarta? The New York Times Sebut Sebagai Pusat Alam Semesta

Dari sekian banyak bahasa yang ada, bahasa Jawa menjadi yang paling banyak digunakan, dengan jumlah penutur mencapai 42% dari populasi nasional.

Persebaran suku Jawa ke berbagai wilayah di luar Pulau Jawa, seperti Sumatra dan Maluku, turut menjadikan bahasa ini mendominasi di beberapa daerah di luar tanah kelahirannya.

Namun, meskipun bahasa Jawa memiliki jumlah penutur terbanyak, bahasa Indonesia tetap menjadi bahasa pemersatu yang menghubungkan masyarakat dari berbagai latar belakang etnis dan budaya.

Bahasa Indonesia sendiri berasal dari bahasa Melayu dan diresmikan sebagai bahasa nasional pada tahun 1945.

BACA JUGA:12 Jurusan Unpad Sepi Peminat, Bisa Jadi Referensi Daftar SNBP 2025

Peranannya sangat vital dalam menyatukan masyarakat di tengah keberagaman yang ada. Sebagai bahasa resmi negara, bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat komunikasi utama dalam berbagai sektor.

Mulai dari pemerintahan, pendidikan, hingga media massa. Penggunaannya yang luas mencerminkan semboyan nasional Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti "Berbeda-beda tetapi tetap satu jua."

Meskipun Indonesia memiliki kekayaan bahasa yang luar biasa, banyak bahasa daerah yang kini menghadapi ancaman kepunahan.

Salah satu penyebab utama adalah pergeseran bahasa di kalangan generasi muda, yang lebih memilih menggunakan bahasa Indonesia atau bahkan bahasa asing seperti Inggris.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait