Masuk 3 Besar Negara Dengan Personel Terbanyak Di ASEAN! Ternyata Segini Jumlah Tentara Di Indonesia!

Indonesia menempati tempat ke 2 dengan personel tentara terbanyak di ASEAN-Pinterest-radarindramayu.id
RADARINDRAMAYU.ID - Dalam lanskap pertahanan Asia Tenggara, data militer terbaru mengungkapkan bahwa kawasan ini menampung sekitar 1,9 juta personel militer aktif per 2024, mewakili 9% dari total 20,6 juta personel militer global.
Angka ini menjadi tolak ukur penting dalam melihat kekuatan dan kesiapan pertahanan masing-masing negara di ASEAN.
Dari data tersebut, terungkap bahwa Vietnam, Indonesia, dan Thailand menduduki peringkat teratas dalam hal jumlah personel.
Indonesia menempati posisi kedua dengan total 404.500 personel, yang mana sebagian besar anggotanya berkiprah di matra darat.
BACA JUGA:Hati-hati! Ini Modus Baru Penipuan yang Mengatasnamakan Customer Service DANA di Whatsapp
Ratusan ribu prajurit tentara ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah.
Di samping itu, dominasi matra darat di Indonesia menandakan strategi pertahanan yang memfokuskan pada pertahanan darat sebagai lini utama dalam menghadapi potensi ancaman dari dalam maupun luar negeri.
Sementara itu, Vietnam mencatatkan jumlah personel militer tertinggi dengan 450.000 personel, di mana sebanyak 380.000 di antaranya berada di matra darat.
Dominasi serupa juga terlihat pada militer Thailand, yang memiliki 360.850 personel dengan 245.000 orang berfokus pada kekuatan darat.
BACA JUGA:Polres Indramayu Sediakan Layanan Penitipan Kendaraan Gratis Selama Mudik Lebaran
Perbandingan ini menunjukkan perbedaan signifikan di antara negara-negara ASEAN, mengingat negara lain seperti Myanmar, Filipina, Kamboja, Malaysia, Singapura, Laos, dan Brunei masing-masing memiliki jumlah personel yang berada di bawah 200.000 orang.
Jika dikaji lebih jauh, keunggulan jumlah personel di tiga negara terbesar tersebut memberikan gambaran mengenai prioritas dan kapasitas masing-masing negara dalam mengelola pertahanan nasional.
Dominasi personel di matra darat pada ketiga negara ini tidak hanya menunjukkan kesiapan dalam mengantisipasi ancaman di darat, tetapi juga menandakan kebijakan pertahanan yang menitikberatkan pada pertahanan wilayah dengan mobilitas tinggi dan kemampuan manuver yang kuat.
Di sisi lain, negara-negara dengan jumlah personel yang lebih sedikit, seperti Timor-Leste yang hanya memiliki 2.250 personel, harus mengandalkan kerjasama regional serta aliansi strategis untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: