Pemkab Berupaya Hilangkan Kebiasaan BAB Sembarangan di Sungai, Menuju Kabupaten Sehat dengan Desa ODF

Pemkab Berupaya Hilangkan Kebiasaan BAB Sembarangan di Sungai, Menuju Kabupaten Sehat dengan Desa ODF

Ujang Suratno (tengah) bersama Sri Anugraeni (kiri) dalam rapat persiapan verifikasi lapangan, untuk ditetapkan sebagai daerah capaian ODF (Open Defecation Free). Senin, 9 Desember 2024, di Aula Ki Tinggil Pendopo Indramayu.--radarindramayu.id

RADARINDRAMAYU.ID – Dalam upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, Kabupaten Indramayu terus berupaya keras untuk menghilangkan kebiasaan buang air besar sembarangan (BABS). Melalui program Desa Open Defecation Free (ODF), pemerintah daerah berkomitmen untuk menjadikan seluruh desa di Indramayu bebas dari krobongan (tempat buang air besar di sungai). 

Menyikapi secara serius hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Indramayu mengadakan rapat sebagai bentuk persiapan atas verifikasi lapangan, untuk ditetapkan sebagai daerah capaian ODF (Open Defecation Free). Senin, 9 Desember 2024, di Aula Ki Tinggil Pendopo Indramayu

Rapat dipimpin oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Indramayu Sri Anugraeni, bersama ketua forum Kabupaten Kota Sehat (KKS) Indramayu yakni Ujang Suratno. 

Turut hadir perwakilan dari Koramil dan Polsek se-Indramayu, Kepala UPTD Puskesmas se-Indramayu, Camat se-Indramayu, dan beberapa tamu undangan. 

Kepala Bidang Kesmas Dinkes Indramayu, Sri Anugraeni, mengungkapkan bahwa program desa ODF sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

BACA JUGA:Waduh! Jelang Laga Perdana, Shin Tae-yong Sebut 3 Pemain Andalan Diragukan Tampil Lawan Myanmar, Kenapa?

Ia juga meminta semua kalangan untuk bekerja sama demi kelancaran proses verifikasi lapangan. Mulai dari memastikan perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat, hingga mendata rumah tangga yang memiliki jamban sehat. 

“Untuk memastikan kelancaran proses verifikasi lapangan, saya mengimbau kepada Kecamatan, Polsek, Koramil, Desa serta Puskesmas untuk memastikan tidak ada lagi tempat buang air besar sembarangan seperti kerobongan di tepi Sungai/irigasi/parit/empang, ” imbaunya.

Ketua forum KKS Indramayu, Ujang Suratno, meminta para hadirin rapat untuk berkontribusi dalam pemenuhan kriteria ODF.

“Pada tahun 2023 lalu, Kabupaten Indramayu telah menerima penghargaan Swasti Saba Wiwerda yang merupakan capaian keberhasilan dalam melaksanakan program kabupaten sehat. untuk itu, pada tahun mendatang, mari kita berkomitmen dalam pemenuhan kriteria ODF ini, agar kembali mendapat penghargaan Swasti Saba Wiwerda 2025,” katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: