Bupati Nina Lakukan Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Daerah Persiapan Otonomi Baru

Bupati Nina Lakukan Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Daerah Persiapan Otonomi Baru

DUKUNG: Bupati Indramayu Hj Nina Agustina SH MH CRA bersama tokoh Indramayu Barat saat acara halalbihalal bersama masyarakat Inbar, kemarin. -istimewa-RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID -Bupati Indramayu Hj Nina Agustina SH MH CRA mendukungan terwujudnya Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) Kabupaten Indramayu Barat (Inbar).

Bahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu juga sudah dan akan terus melakukan percepatan pembangunan berbagai infrastruktur di wilayah calon pemekaran.

Hal itu disampaikan Bupati Nina saat acara halalbihalal dan silaturahmi bersama keluarga besar masyarakat Indramayu Barat (Inbar) di GOR Merdeka Kecamatan Haurgeulis, Sabtu (4/5).

“Pemkab juga sudah mempersiapkan semuanya. Yang pastinya, dari awal kita mengikuti proses-proses pemekaran dan mengikuti ketentuan dari provinsi maupun pusat,” kata Bupati Nina.

BACA JUGA:Polresta Cirebon Amankan Dua Pelaku Judi Togel Online di Kecamatan Pabuaran

Bupati Nina mengatakan, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Indramayu masih terus berproses. Dilakukan secara bertahap, dan berkesinambungan termasuk di wilayah Inbar.

Mengingat, di awal masa pemerintahannya, sebagian besar anggaran dialokasikan untuk penanganan dan pemulihan pasca wabah Covid-19.

Bupati Nina menambahkan, pada tahun 2024 ini, Pemkab Indramayu sudah mengalokasikan anggaran untuk sejumlah pembangunan infrastruktur di wilayah Inbar.

Diantaranya rekonstruksi jalan Sumur Bandung senilai Rp1,5 miliar. Rehabilitasi Jalan Desa Haurgeulis senilai Rp1 miliar, rekonstruksi Jalan Babakan Dampyang-Gantar sebesar Rp4,6 miliar.

BACA JUGA:Bupati Cirebon Lantik Pengurus DPD LPM Kabupaten Cirebon

Selanjutnya, rekonstruksi Jalan Baleraja-Kiarakurung Kecamatan Gantar senilai Rp1 miliar, rehabilitasi Jalan Kertamulya-Kertajaya Kecamatan Bongas senilai Rp1 miliar, rekontruksi Jalan Cipedang-Jayamulya sebesar Rp3,5 miliar serta rehabilitasi Jembatan Desa Sumbon, Kecamatan Kroya dengan anggaran sebesar Rp2,6 miliar.

Belum lagi, lanjut Bupati Nina, tambahan bantuan lainnya di bidang pertanian.
“Sejak awal kita sudah melakukan upaya perbaikan infrastruktur secara bertahap. Kita prioritaskan untuk Indramayu Barat,” tegasnya.

Namun demikian, pihaknya mengakui, pembangunan infrastruktur masih belum maksimal.
Karena itu, pihaknya meminta dukungan dari semua lapisan masyarakat agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menunaikan tugas memimpin Bumi Wiralodra.

“Pemekaran ini menjadi PR dan janji saya. Dengan tetap mengikuti koridor yang ada. Mohon didoakan, didukung, kompak-kompak. Jika ada yang kurang bisa menghubungi saya secara pribadi sebagai kepala daerah,” pungkasnya. (oni/rls)

BACA JUGA:Masih Ingat Pembunuhan Pemilik Bengkel, Akhirnya 5 Orang Pelaku Ditangkap

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: