Cabor Kempo Sukses Raih 7 Medali di Porprov Jabar XIV 2022

Cabor Kempo Sukses Raih 7 Medali di Porprov Jabar XIV 2022

Manajer Cabor Kempo Indramayu, Rinno Piskessa bersama para atlet kempo peraih medali di Porprov Jabar XIV 2022-istimewa-

Radarindramayu.id, INDRAMAYU – Cabang olahraga kempo sukses meraih 7 medali pada Porprov Jabar XIV 2022. Ketujuh medali tersebut terdiri dari 3 medali emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan Porprov 2018, dimana tim kempo Kabupaten Indramayu saat itu hanya meraih 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu.

 

Ketua Perkemi Kabupaten Indramayu, Rinno Piskessa mengatakan, keberhasilan ini patut disyukuri. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada para atlet yang telah berjuang maksimal, hingga mampu meraih 7 medali. Juga kepada para supporter yang telah datang untuk memberikan semangat.

 

“Dari 11 nomor yang diikuti di cabor kempo ini, kita berhasil meraih 7 medali,” ungkap Manajer Cabor Kempo Kabupaten Indramayu di Porprov XIV 2022 ini, Senin (21/11).

 

Rinno menjelaskan, dari 3 medali emas tersebut, masing-masing diraih dari nomor Pasangan Campuran atas nama Sait Munandar dan Fatikhah Mukharomah, kemudian dari Pasangan Putri Fatikhah Mukharomah dan Hanna Urfa, serta dari nomor Randori Putri Kelas 55 kg atas nama Nutriya.

 BACA JUGA:UMK Jawa Barat 2023 Naik 10 Persen, Ini Gaji Buruh Tertinggi

Sementara 2 medali perak diraih Hana Urfa di nomor Randori Putri kelas 50 kg, dan Yuliana Sari di nomor Randori Putri kelas 60 kg.

 

Sedangkan 2 medali perunggu masing-masing diraih Sudarto di nomor Randori Putra kelas 65 kg, dan dari nomor Pasangan Putra atas nama Abdul Nizar dan Sait Munandar.

 

Dengan raihan medali tersebut tim kempo Kabupaten Indramayu berada di peringkat kedua setelah Kota Bogor, yang behasil meraih 4 medali emas, 3 perak, 4 perunggu.

 

Rinno mengungkapkan, meski dengan waktu yang tidak terlalu panjang, pihaknya telah berusaha melakukan persiapan serius untuk menghadapi Porprov XIV ini. Selain dengan mendatangkan pelatih nasional, juga melakukan uji tanding dengan atlet dari PON Jawa Tengah.

                                               

Dengan hasil ini, Rinno mengaku akan terus melakukan evaluasi untuk perbaikan ke depan. Menurutnya, untuk menghadapi Porprov Jabar berikutnya tidak bisa dilakukan secara instan. Namun harus dilakukan pembinaan mulai dari sekarang.

 

Salah satunya adalah dengan mulai melakukan pembinaan terhadap atlet-atlet usia muda (usia SMP). Karena atlet yang sudah senior dipastikan tidak akan bisa tampil lagi di Porprov berikutnya. Sementara untuk atlet seusia SMP, empat tahun ke depan diharapkan sudah matang.

 

Rinno pun berharap ada dukungan dari pemerintah Kabupaten Indramayu serta dari pihak-pihak lain, agar olahraga kempo di Kabupaten Indramayu semakin maju dan berkembang. Karena nak-anak Indramayu ternyata memiliki potensi besar di cabang olahraga yang satu ini.

 

“Dari segi fisik, anak-anak Indramayu memiliki fisik yang kuat dan siap fight. Tinggal bagaimana kita melakukan pembinaan secara baik,” tegasnya.(oet)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: