Coach Nova Panggil 9 Pemain Keturunan Baru! Bukan Sekadar Pilihan, Tapi Strategi Juara!

Coach Nova Panggil 9 Pemain Keturunan Baru! Bukan Sekadar Pilihan, Tapi Strategi Juara!

Bongkar Rahasia Coach Nova Panggil 9 Pemain Keturunan Baru! Bukan Sekadar Pilihan, Tapi Strategi Juara!-goal.com-Radar Indramayu

RADARINDRAMAYU.ID - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, telah mengambil langkah strategis dengan memanggil sembilan pemain keturunan dalam pemusatan latihan yang berlangsung di Bali sebagai persiapan menghadapi Piala Dunia U-17 2025 di Qatar. 

Langkah ini menjadi upaya penting untuk memperluas opsi pemain dan menguji kecocokan talenta-talenta keturunan dengan filosofi permainan yang akan diterapkan dalam turnamen dunia nanti. 

Nova menegaskan bahwa panggilan ini bukan berarti langsung menentukan mereka masuk skuad inti, melainkan sebagai tahap awal untuk melihat potensi dan kemampuan adaptasi mereka dalam sistem yang diinginkan.

Piala Dunia U-17 2025, yang akan digelar pada November di Qatar, merupakan ajang pembuktian sekaligus kesempatan berharga untuk memberikan pengalaman bertanding di level internasional bagi skuad Garuda Muda. 

BACA JUGA:Percepatan Nasionalisasi Bakal Ubah Sejarah Sepakbola RI Jadi Jalan Pintas Untuk Timnas! Demi Negara atau Ego?

Mengingat lawan-lawan yang akan dihadapi seperti Brasil dan Honduras adalah tim kuat, maka persiapan yang matang sangat diperlukan. 

Oleh sebab itu, menghadirkan pemain diaspora dari berbagai negara menjadi strategi untuk memperkaya pilihan dari sisi kualitas dan gaya bermain.

Sembilan pemain keturunan yang dipanggil berasal dari berbagai klub dan akademi ternama di luar negeri, termasuk di antaranya Feike Muller, Deston Hoop, Eizar Jacob Tanjung, Lionel De Troy, Floris De Pagter, Noha Pohan, Jona Giesselink, Nicholas Indra, dan Azadin Ayoub. 

Mereka berasal dari negara-negara sepak bola maju seperti Belanda, Italia, Australia, dan Norwegia, dengan salah satu di antaranya merupakan alumni akademi La Masia Barcelona yang terkenal sebagai salah satu sekolah sepak bola terbaik dunia.

BACA JUGA:Kursi Panas Timnas Indonesia: Siapa Pengganti Patrick Kluivert? Ini Dia Jawabannya!

Pengalaman dan pelatihan yang mereka dapatkan di luar negeri tentunya menjadi nilai tambah yang diharapkan dapat diintegrasikan ke dalam skuad Timnas U-17 Indonesia.

Nova Arianto mengakui proses seleksi pemain keturunan ini sangat ketat dan penuh pertimbangan. 

Selain menilai potensi teknik dan fisik, ia juga mempertimbangkan faktor usia yang harus tepat dengan regulasi kompetisi, kesiapan administrasi dokumen pemain, serta kemampuan mereka beradaptasi dengan sistem dan dinamika permainan tim.

Hal ini menjadi penting untuk memastikan bahwa semua pemain yang dipilih sudah siap secara mental dan fisik, dan selaras dengan filosofi permainan yang hendak diterapkan, sehingga tercipta tim yang solid dan kompetitif.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait