Darah Norwegia, Jiwa Garuda! Nicholas Indra Mjosund Siap Perkuat Timnas Indonesia U-17!

Darah Norwegia, Jiwa Garuda! Nicholas Indra Mjosund Siap Perkuat Timnas Indonesia U-17!

Darah Norwegia, Jiwa Garuda! Nicholas Indra Mjosund Siap Perkuat Timnas Indonesia U-17!-encrypted-tbn0.gstatic.com-Radar Indramayu

RADARINDRAMAYU.ID - Perjuangan seorang anak muda demi membela negaranya tak selalu mudah, bahkan kadang penuh rintangan yang tak terduga.

Hal itulah yang dialami oleh Nicholas Indra Mjosund, bek muda keturunan Indonesia–Norwegia yang akhirnya resmi memiliki paspor Indonesia dan siap membela Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.

Di usianya yang baru 17 tahun, Nicholas menunjukkan tekad dan nasionalisme luar biasa.

Ia tak hanya berjuang di lapangan hijau, tapi juga di perjalanan panjang demi mengurus dokumen kewarganegaraannya.

BACA JUGA:Keturunan Depok di Eropa! Dean Zandbergen Siap Bela Timnas Indonesia!

Kisahnya menjadi bukti nyata bahwa rasa cinta terhadap Merah Putih bisa lahir dari mana saja bahkan dari ribuan kilometer jauhnya.

Bek muda yang kini bermain untuk Rosenborg BK, salah satu klub besar di Norwegia, mengaku sempat kehilangan paspor Indonesia miliknya karena tidak bisa memperpanjang saat pandemi COVID-19.

Namun, keinginan kuat untuk kembali membela tanah kelahiran ibunya membuatnya tak gentar menempuh perjalanan jauh menuju Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Oslo.

Dalam wawancaranya bersama kumparan, Nicholas bercerita bagaimana ia berangkat sejak subuh untuk mengurus dokumen penting tersebut.

BACA JUGA:Main Game Bisa Dapat Saldo DANA Gratis? Ini Cara Seru Dapat Uang dari Game Nuts Heist!

“Saya sebenarnya sudah punya paspor Indonesia, tapi saat pandemi saya tidak bisa memperpanjangnya. Sekarang saya senang karena sudah memiliki lagi,” ujar Nicholas dengan nada lega.

Bukan hanya soal administrasi, perjuangan Nicholas juga menunjukkan kedisiplinan dan semangat juangnya sebagai calon pemain Timnas.

Ia rela menempuh perjalanan sejauh 400 hingga 700 kilometer dari kotanya menuju Oslo, lalu kembali di hari yang sama.

“Kami harus ke Oslo, sekitar 400–700 kilometer. Saya berangkat jam 4 pagi dan kembali di hari yang sama,” lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait