PSSI Dorong Pemain Keturunan Tetap Main di Klub Luar Negeri, Ada Apa?
PSSI Diam-Diam Dorong Pemain Keturunan Main di Luar Negeri, Ada Apa di Baliknya?-static.promediateknologi.id-Radar Indramayu
“Federasi enggak bisa intervensi. Nanti persepsi publik, ‘Kok Federasi campur-campur, cawe-cawe, ke urusan profesional pemain’. Tapi yang pasti kami dorong, kami cari jalan, kami juga menjaga profesionalitas,” imbuhnya.
Dalam konteks ini, dorongan dari PSSI berupa fasilitasi informasi, membantu koneksi dengan agen atau klub luar negeri, maupun dukungan moril kepada pemain agar tetap berani mengambil keputusan karier yang terbaik untuk mereka.
Dengan terus bermain di level kompetisi yang tinggi, maka para pemain diharapkan tetap dalam kondisi terbaik saat membela Timnas nanti, apalagi jelang Piala AFF, Kualifikasi Piala Dunia, dan turnamen penting lainnya.
PSSI juga menegaskan bahwa pemilihan klub bukan sekadar perkara bermain, tetapi juga berkaitan dengan aspek pengembangan diri pemain secara teknis, taktis, dan mental.
BACA JUGA:Stabilisasi Harga Pangan, Bulog Cabang Indramayu Bersama RPK Jalin Sinergitas
Bermain di luar negeri membuka peluang lebih besar bagi para pemain untuk berkembang dengan cepat dan belajar dari atmosfer kompetisi yang lebih menantang.
Langkah PSSI ini diapresiasi banyak pihak karena menunjukkan sikap yang profesional, namun tetap peduli pada masa depan pemain timnas.
Keberhasilan Indonesia dalam beberapa turnamen terakhir tak lepas dari kontribusi pemain-pemain keturunan tersebut.
Dengan tetap bermain di luar negeri, diharapkan performa mereka terus meningkat dan menjadi tulang punggung bagi skuad Garuda Merah dalam mengukir prestasi di kancah internasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

