“Saya membuka interaksi seluas-luasnya dengan masyarakat. Namun ketika masyarakat akan melakukan laporan, prosedurnya harus berjenjang dari mulai kuwu,” ungkapnya.
Menurutnya, tidak selamanya perempuan Indramayu harus bekerja diluar negeri. Ketika sudah mendapat penghasilan yang cukup kiranya agar dikelola secara mandiri di negeri sendiri.
“Pemerintah hadir melalui program unggulan Perempuan Berdikari. Diharapkan program ini mampu menjadi jembatan para purna PMI menuju kehidupan yang mandiri,” pungkasnya.
BACA JUGA:Dukung Program 10 Juta Bendera Merah Putih, Bupati Indramayu Bagikan Bendera ke Para Camat