Taktik Pertahanan Timnas Indonesia Anti Bocor Dengan Menghadirkan 3 Bek Tengah Garuda!
Bahaya! Ini Taktik Rahasia Pertahanan Timnas Indonesia Anti Bocor Dengan Menghadirkan 3 Bek Tengah Garuda!-jawapos.com-Radar Indramayu
RADARINDRAMAYU.ID – Menjelang laga-laga krusial melawan Arab Saudi dan Irak pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, perdebatan taktik dan formasi menjadi sorotan utama bagi Timnas Indonesia.
Freddy Muli, mantan bek tangguh Timnas Indonesia, memberikan peringatan tegas kepada pelatih Patrick Kluivert agar jangan terlalu memaksakan strategi dua bek tengah yang tengah diuji coba dan justru mempertahankan formasi tiga bek tengah yang telah terbukti solid dan efektif.
Trio Jay Idzes, Rizki Ridho, dan Justin Hubner yang merupakan warisan pelatih Shin Tae-yong.
Menurutnya, mereka sudah mempunyai chemistry yang harmonis serta pengalaman mumpuni menghadapi serangan cepat dari tim-tim Timur Tengah, sehingga menjadi "blanket defense" yang susah ditembus.
Freddy menekankan bahwa kekuatan utama trio bek tengah ini bukan hanya jumlah pemain tapi bagaimana mereka saling melengkapi dan bekerja sama menutup celah, mengenali kapan harus menukar posisi untuk mengantisipasi penetrasi lawan.
Rizki Ridho dan Justin Hubner memiliki keunggulan fisik berupa power, kecepatan, dan kegesitan yang krusial untuk bertahan menghadapi lawan yang agresif dan tajam terutama Arab Saudi dan Irak.
Ia mengingatkan bahwa pertahanan yang solid sangat penting dan tidak boleh diremehkan.
Apalagi jika Kluivert mencoba sistem dengan dua bek tengah tanpa dilengkapi sistem pertahanan gerendel yang kuat.
BACA JUGA:3 Keputusan Berani Patrick Kluivert yang Bisa Tentukan Nasib Timnas Indonesia di Round 4 Grup B
Freddy juga mengingatkan pengalaman pahit saat Shin Tae-yong mencoba menggunakan Mees Hilgers, Jay Idzes, dan Calvin Verdonk dalam satu formasi, yang ternyata tidak berjalan mulus.
Hilgers kurang memiliki kecepatan yang menjadi modal utama membendung serangan dan Verdonk kurang rapat sehingga pertahanan mudah ditembus.
Kejadian itu membuktikan bahwa formasi tanpa kekuatan individu dan chemistry yang solid akan berakibat fatal pada performa pertahanan sekalipun secara teori formasi tersebut menarik.
Mengenai pertahanan Timnas Indonesia, Freddy menyoroti bahwa pada laga melawan Lebanon, benteng pertahanan Timnas sempat kebobolan, tapi beruntung Emil Audero tampil gemilang menjaga gawang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

