Kualifikasi Piala Dunia Panas! Nicolas Jover Bikin Arab Saudi Semakin Berbahaya
Kualifikasi Piala Dunia Panas! Nicolas Jover Bikin Arab Saudi Semakin Berbahaya-awsimages.detik.net.id-Radar Indramayu
RADARINDRAMAYU.ID - Arab Saudi menambah kekuatan besar jelang laga penting Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran keempat melawan Timnas Indonesia dan Irak.
Lima kalimat pembuka berikut menggambarkan ancaman yang sedang dibicarakan pecinta sepak bola Asia.
Pertama, mereka resmi merekrut Nicolas Jover, pelatih set piece yang menjadi rahasia di balik ketajaman bola mati Arsenal di Premier League.
Kedua, reputasi Jover bukan main, Arsenal musim ini sudah mengemas lima gol dari situasi bola mati hanya dalam empat pertandingan, menjadikan mereka dijuluki “Setpiece FC”.
BACA JUGA:Erick Thohir Bongkar Nasib Gerald Vanenburg, Dipertahankan atau Dipecat dari Timnas Indonesia U-23?
Ketiga, catatan ini mengerikan bagi siapa pun lawannya, karena empat di antaranya lahir dari sepak pojok dan satu melalui tendangan bebas yang dirancang cerdik.
Keempat, kehadiran sang maestro membuat Arab Saudi memiliki senjata baru yang bisa membongkar pertahanan tim sekuat apa pun, termasuk Indonesia.
Kelima, publik sepak bola Tanah Air pun mulai menakar strategi, bagaimana Garuda harus menghadapi ancaman mematikan dari setiap tendangan sudut atau situasi bola mati.
Kedatangan Jover bukan keputusan spontan pelatih asal Prancis itu dikenal memiliki pendekatan analitik berbasis data, meneliti setiap detail pergerakan pemain lawan untuk menciptakan peluang gol dari situasi set piece.
BACA JUGA:Terbongkar! Ini Tabel KUR BRI 2025 Pinjaman Rp100 Juta, Cicilannya Ringan Banget!
Di Arsenal, ia kerap dipuji Mikel Arteta karena berhasil mengubah situasi bola mati menjadi senjata utama, bahkan ketika tim mengalami kebuntuan permainan terbuka.
Dengan pengalaman itu, Arab Saudi berharap Jover bisa menularkan metode yang sama agar mereka mampu menembus pertahanan lawan yang rapat.
Timnas Indonesia jelas harus menyiapkan rencana khusus, bek-bek seperti Rizky Ridho dan Jordi Amat wajib lebih disiplin menjaga area kotak penalti.
Koordinasi penjaga gawang, kemungkinan besar Ernando Ari atau Nadeo, juga akan diuji untuk mengantisipasi bola-bola silang yang sulit diprediksi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

