Evan 'Dikambinghitamkan' Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Paoman, KDM Bersimpati

Evan 'Dikambinghitamkan' Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Paoman, KDM Bersimpati

Sambil menahan tangis, Evan (tengah) menceritakan nasib yang dialaminya kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Kamis (11/9/2025). -Foto: ist.-radarindramayu.id

RADARINDRAMAYU.IDEvan (30), salah satu saksi dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman Indramayu, dijadikan 'kambing hitam oleh pelaku. Atas hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut bersimpati. 

Evan dipanggil ke Lembur Pakuan oleh Gubernur yang akrab disapa KDM (Kang Dedi Mulyadi) pada Kamis sore, 11 September 2025. 

Dalam pertemuan tersebut, Evan menceritakan kronologi kejadian yang menimpanya, termasuk bagaimana dirinya terjebak dalam skenario yang dibuat oleh pelaku pembunuhan.

Sambil menahan tangis, Evan mengungkapkan bahwa dirinya diminta oleh pelaku untuk menggadaikan mobil milik korban, Budi Awaludin (45), yang ternyata sudah dibunuh oleh Sobirin alias Ririn (35). 

BACA JUGA:Kolaborasi Jaga Ketahanan Energi dan Pangan, SKK Migas dan Pertamina EP Tingkatkan Sapras Pertanian

Evan, yang saat itu hanya mengikuti arahan dari "Budi" melalui pesan WhatsApp, menggadaikan mobil pikap tersebut seharga Rp 14 juta. 

Uang hasil gadai tersebut ditransfer ke rekening DANA atas nama Budi.

"Saya hanya bantu transfer sesuai arahan bos. Saya sendiri enggak tahu ternyata arahan itu dari pelaku, jadi saya merasa dijebak," kata Evan, mengenang momen yang membuat dirinya sempat dicurigai sebagai pelaku, di hadapan Dedi Mulyadi, dikutip Radar Indramayu dari kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Jumat 12 September 2025. 

Evan juga menceritakan bahwa ia mengenal Sobirin, yang sebelumnya bekerja di salah satu bank bersama Budi. 

BACA JUGA:Rekonstruksi Pembunuhan Putri Apriyani oleh Alvian Maulana Sinaga Digelar Tertutup, Keluarga Korban Kecewa

Namun, ia menegaskan bahwa hubungan mereka tidak dekat dan ia tidak mengetahui bahwa Sobirin terlibat dalam pembunuhan

Kasus pembunuhan yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia, termasuk Budi dan empat anggota keluarganya, akhirnya terungkap dan ada peran Evan. 

Selama sepekan, antara Senin 1 September 2025 hingga Senin 8 September 2025, Evan diamankan di Polres Indramayu untuk menghindari amukan massa. 

Polisi khawatir warga yang mengetahui mobil Budi digadaikan akan menghakimi Evan sebelum pelaku sesungguhnya, Sobirin dan Priyo, tertangkap.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait