Klub-Klub Eropa Ogah Lirik Mees Hilgers Usai Bela Timnas Indonesia?

Klub-Klub Eropa Ogah Lirik Mees Hilgers Usai Bela Timnas Indonesia?

Alasan Mees Hilgers Dipandang Sebelah Mata Oleh Klub Eropa-rri.co.id-Radar Indramayu

RADARINDRAMAYU.ID - Keputusan Mees Hilgers untuk membela Timnas Indonesia rupanya menuai komentar tajam dari mantan pemain PSM Makassar, Anco Jansen, yang kini menjadi pundit sepak bola di Belanda.

Dalam pernyataannya yang dilansir dari portal berita Twentefans, Anco menyoroti bahwa keputusan Hilgers membela Garuda justru membuat minat klub-klub Eropa terhadap dirinya menurun.

Apalagi dengan jadwal FIFA Matchday yang kerap membawanya jauh ke Asia Tenggara, seperti ke Kamboja atau Laos, sehingga memengaruhi ritme dan konsistensi permainannya di level klub.

Jansen juga menambahkan bahwa faktor cedera yang kerap menimpa Hilgers menjadi salah satu penyebab nilai pasarnya di bursa transfer terus merosot, membuatnya sulit dilirik oleh tim-tim besar Eropa.

BACA JUGA:Bingung Mau Pilih KUR Dari Bank Apa? Ini Perbedaan Mencolok Antara Bank-Bank Besar Indonesia!

Meski demikian, keputusan Hilgers dianggap banyak fans Indonesia sebagai bentuk loyalitas dan kecintaan terhadap tanah air ibunya, meskipun konsekuensinya adalah menurunnya peluang bermain di liga-liga elit Eropa.

Polemik ini pun memunculkan perdebatan sengit di kalangan penggemar, apakah benar performa Hilgers menurun drastis semata karena membela Timnas Indonesia, atau ada faktor teknis dan mental lainnya yang memengaruhi.

Nama Mees Hilgers pernah menjadi salah satu bek muda yang diperhitungkan di Eredivisie.

Bermain untuk FC Twente, Hilgers dikenal sebagai bek yang memiliki kemampuan membaca permainan dengan baik, duel udara yang solid, serta distribusi bola yang rapi.

BACA JUGA:Berapa Cicilan Pinjaman BSI Syariah Plafon Rp100 Juta 2025? Apa Saja Syarat dan Cara Pengajuannya?

Namun, belakangan ini performanya di liga domestik mulai disorot, terutama setelah ia resmi memilih membela Timnas Indonesia pada 2023.

Keputusan ini membawa konsekuensi besar, baik dari segi fisik, mental, maupun karier profesionalnya.

Anco Jansen, yang pernah merasakan atmosfer sepak bola Indonesia, mengungkapkan pendapat yang cukup kontroversial.

Menurutnya, klub-klub Eropa cenderung tidak senang ketika pemain mereka harus sering bepergian jauh untuk membela tim nasional di Asia Tenggara.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: