Legenda Pemain Malaysia Sebut Sudah Tidak Ada Lagi Kebanggaan Bela Timnasnya!

Legenda Pemain Malaysia Sebut Sudah Tidak Ada Lagi Kebanggaan Bela Timnasnya!

Legenda Malaysia Bobby Gonzales kritik pemain yang kehilangan kebanggaan membela timnas - famalaysia/ig - radarindramayu.id

RADARINDRAMAYU.ID - Legenda sepak bola Malaysia, Bobby Gonzales, menyatakan keprihatinannya bahwa para pemain saat ini sudah kehilangan rasa bangga untuk membela Timnas Malaysia.

Bobby Gonzales menyoroti hilangnya kebanggaan para pemain Malaysia dalam membela timnas, yang kini lebih memprioritaskan komitmen terhadap klub.

Kegagalan Timnas Indonesia dan Malaysia di ASEAN Cup 2024 menjadi sorotan utama di dunia sepak bola Asia Tenggara.

Meski sama-sama tersingkir di fase awal turnamen, ada perbedaan besar dalam tekanan yang dirasakan kedua tim.

BACA JUGA:Pengamat Sebut Shin Tae-yong beruntung! Sebut Juga di Indonesia punya HOKI yang luar biasa?

Bagi Timnas Indonesia, turnamen ini menjadi ajang eksperimen dan regenerasi pemain. Sementara itu, bagi Malaysia, kegagalan di ASEAN Cup dianggap lebih berat karena mencerminkan kemunduran dalam komitmen pemain terhadap negara.

Malaysia tereliminasi setelah hanya bermain imbang 0-0 melawan Singapura di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Hasil tersebut memastikan mereka gagal melaju dari fase grup.

Di sisi lain, Timnas Indonesia harus menerima kekalahan 0-1 saat menjamu Filipina di Stadion Manahan, Solo.

Kedua tim memiliki kesamaan, yaitu sama-sama tidak diperkuat oleh skuad inti mereka. Hal ini terjadi karena ASEAN Cup tidak masuk dalam kalender FIFA, sehingga klub memiliki hak untuk tidak melepas pemainnya ke timnas.

BACA JUGA:Tijjani Reijnders: Pengaruh Budaya Indonesia Sangat Kuat pada Dirinya, yang Bentuk Karakter Saat Ini!

Bagi Indonesia, situasi ini telah diantisipasi sejak awal oleh pelatih Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan tersebut memanfaatkan turnamen ini untuk memberi kesempatan kepada pemain muda sekaligus melakukan regenerasi dalam tim.

Mayoritas pemain yang sebelumnya tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026 tidak dipanggil, karena mereka harus fokus memperkuat klub masing-masing.

Shin Tae-yong menegaskan bahwa prioritas utama Timnas Indonesia adalah lolos ke Piala Dunia 2026, bukan memenangkan turnamen Asia Tenggara seperti ASEAN Cup.

Berbeda dengan Indonesia, kegagalan Malaysia dianggap lebih menyakitkan. Malaysia tidak memiliki turnamen besar lain yang harus mereka fokuskan, sehingga ASEAN Cup seharusnya menjadi target utama mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: