Bukan Dipercepat, Rupanya PSSI Masih Belum Setor Berkas Naturalisasi Ole Romeny, Menpora Ungkap Ternyata Ada..

Bukan Dipercepat, Rupanya PSSI Masih Belum Setor Berkas Naturalisasi Ole Romeny, Menpora Ungkap Ternyata Ada..

Ole Romeny calon striker baru Timnas Indonesia. -Instagram @oleromeny-radarindramayu.id

RADARINDRAMAYU.ID - Sempat diumumkan oleh Ketum PSSI, Erick Thohir, bahwa proses naturalisasi Ole Romeny bisa dipercepat, melihat kebutuhan sosok pemain depan untuk Timnas Indonesia

Akan tetapi, sejak Ole datang tanah air, sewaktu menyaksikan laga tim merah putih kontra Jepang di kandang, tanda-tanda alih kewarganegaraan pemain FC Utrecht ini, masih belum terlihat hilal-nya.

Sementara itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga atau Menpora, sudah memiliki dugaan kuat atas alasan proses naturalisasi Ole, yang terasa mandek dan belum ada kepastian. 

Menpora menegaskan bahwa, kendala sebenarnya terjadi disebabkan oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), yang belum setor berkas naturalisasi striker 24 tahun tersebut.

BACA JUGA:1 Orang Tewas dan 2 Orang Kritis Usai Pesta Miras di Desa Kebulen, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Menpora Dito Ariotedjo mengungkapkan betapa pentingnya menyetor atau menyerahkan berkas naturalisasi, supaya pemain keturunan bisa diproses hingga mendapatkan pengambilan sumpah.

"Untuk Ole Romeny, saya masih menunggu PSSI," jawab Dito saat ditanyai mengapa naturalisasi striker FC Utrecht itu, masih belum ada update serta perkembangan lebih lanjut.

"Sampai sekarang belum mengajukan secara resmi, jadi kami tetap masih menunggu (PSSI), imbuhnya. 

Padahal seperti yang diketahui, kehadiran Ole banyak dinanti oleh mayoritas fans Garuda, maka dari itu tidak heran jika proses naturalisasinya banyak yang menunggunya.

BACA JUGA:Rela Naturalisasi Pemain Asing Demi Balas Dendam ke Indonesia, Ini Dia Skuad Mewah Vietnam Pada Piala AFF 2024

Perlu diketahui, Ole Romeny memang sudah datang ke Indonesia dan bertemu Erick Thohir secara langsung, saat momentum jeda internasional pada bulan November lalu.

Dirinya datang ke tanah air, dan menegaskan bahwa pilihannya untuk bisa membela skuad Garuda, dengan tekad yang sudah bulat tanpa bisa diganggu gugat.

Striker 24 tahun ini, memiliki prinsip dan ketegasannya sendiri, oleh karenanya kehadiran pemain 24 tahun ini, diharapkan bisa menambah daya jual skuad Garuda untuk sektor lini depan.

"Ole saya lihat orangnya serius, skill-nya juga sangat tinggi, terlihat dari kecintaan dia sama Indonesia, bisa dilihat saat dia tiba-tiba bermain sepakbola dengan anak kecil," ujar Erick. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: