Media Belanda Soroti Cara PSSI Temukan Pemain Keturunan untuk Skuad Timnas Indonesia

Media Belanda Soroti Cara PSSI Temukan Pemain Keturunan untuk Skuad Timnas Indonesia

Media Belanda soroti program PSSI cara menemukan pemain keturunan Indonesia -jayidzes/ig - radarindramayu.id

RADARINDRAMAYU.ID - Program naturalisasi yang dijalankan oleh PSSI untuk memperkuat Timnas Indonesia kini menjadi perhatian sejumlah media internasional, termasuk media di Belanda.

Proses ini terutama menyoroti bagaimana PSSI secara aktif merekrut pemain berdarah Indonesia yang berkarier di luar negeri, khususnya di Belanda.

Proses naturalisasi di era kepemimpinan Erick Thohir memang berbeda dibandingkan sebelumnya. Jika dulu pemain-pemain yang dinaturalisasi berasal dari Liga 1.

Saat ini PSSI fokus pada pemain berbakat yang memiliki pengalaman bermain di liga-liga Eropa, terutama di kompetisi elite Belanda. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas permainan Timnas Indonesia di tingkat internasional.

BACA JUGA:Rizky Ridho: Duet dengan Jay Idzes dan Ondrej Kudela Bikin Kualitasnya Makin Meningkat

Media Belanda, termasuk Radio NPO 5, mengulas strategi PSSI dalam menemukan para pemain keturunan Indonesia.

Salah satu pengamat sepak bola Belanda, Neal Petersen, menjelaskan bagaimana para pemain ini ditemukan dan diajak bergabung.

"Sekarang mereka harus mencari. Bahkan ada agency di Belanda yang secara khusus bertugas untuk menemukan pemain keturunan Indonesia," ungkapnya.

Tak hanya itu, Neal Petersen juga mengungkapkan adanya upaya dari pemain-pemain yang telah dinaturalisasi untuk membujuk rekan-rekannya bergabung dengan Timnas Indonesia.

BACA JUGA:Kucing Anda Keracunan? Jangan Panik, Simak Gejala, Penyebab dan Pertolongan Pertama Jika Kucing Anda Keracunan

Misalnya, Calvin Verdonk yang merayu Mees Hilgers atau Ragnar Oratmangoen yang membujuk Ole Romeny untuk menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia.

Fenomena ini menunjukkan bahwa naturalisasi tak hanya dilakukan oleh PSSI, tetapi juga didukung oleh solidaritas sesama pemain.

Di tengah upaya ini, kritik dan dukungan datang dari berbagai pihak. Beberapa media di Belanda menyindir strategi PSSI ini, menganggap bahwa langkah tersebut lebih bergantung pada upaya mencari pemain keturunan daripada mengembangkan bakat lokal.

Namun, di sisi lain, tidak sedikit yang memuji strategi ini sebagai langkah cerdas untuk meningkatkan daya saing Timnas Indonesia di kancah internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: