Bawaslu Kabupaten Indramayu Petakan Jumlah TPS Rawan Pilkada 2024 di Indramayu

Bawaslu Kabupaten Indramayu Petakan Jumlah TPS Rawan Pilkada 2024 di Indramayu

SAMPAIKAN: Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Indramayu Supriadi menyampaikan jumlah TPS rawan Pilkada 2024 di Kabupaten Indramayu.-istimewa-RADAR INDRAMAYU

RADARINDRAMAYU.ID - Antisipasi Kerawanan Pilkada 2024, Bawaslu Kabupaten Indramayu Lakukan Pemetaan TPS Rawan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indramayu Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indramayu telah melakukan pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang rawan menjelang pemungutan dan perhitungan suara.

Kordiv Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Indramayu, Supriadi mengatakan bahwa pemetaan TPS Rawan ini dilakukan untuk meminimalisir adanya potensi hambatan yang bisa muncul selama proses pemilihan.

Pemetaan itu dilakukan berdasarkan 7 indikator yang dianggap paling sering terjadi pada pemilu sebelumnya seperti penggunaan hak pilih, rawan bencana alam, sulit akses internet, potensi PSU, rawan konflik, TPS lokasi khusus, dan gangguan listrik.

"Pemetaan dilakukan untuk mengantisipasi serta memaksimalkan ikhtiar pencegahan terhadap segala potensi hambatan yang terjadi pada saat pemungutan suara," ungkapnya, Kamis (21/11/2024).

BACA JUGA:KPU Kabupaten Indramayu Mulai Distribusikan Logistik 

Berdasarkan data yang dihimpun, berikut kategori dan jumlah TPS yang tergolong rawan di Kabupaten Indramayu yang telah di petakan  Bawaslu Kabupaten Indramayu yakni TPS dengan data pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) pasca penetapan DPT 856 TPS, TPS yang terdapat pemilih pindahan (DPTb) 79 TPS, TPS dengan potensi pemilih tambahan (DPK) 119 TPS, TPS dengan petugas KPPS yang berdomisili di luar wilayah TPS 239 TPS, TPS yang rawan bencana alam 19 TPS

Kemudian TPS yang berdekatan dengan rumah Paslon 32 TPS, TPS di lokasi khusus (Loksus) 3 TPS, TPS yang sulit mendapatkan akses jaringan internet 23 TPS, TPS yang rawan gangguan listrik 1 TPS, TPS dengan pemilih disabilitas 565 TPS, TPS yang memiliki riwayat Pemungutan Suara Ulang (PSU) 10 TPS, dan TPS yang berada di wilayah rawan konflik 3 TPS

Untuk mengantisipasi hal itu, Supriadi menyebutkan Bawaslu Kabupaten Indramayu akan melakukan Langkah koordinasi dan konsolidasi dengan stakeholder terkait untuk meminimalisir potensi yang terjadi terutama potensi bencana alam dikarenakan kondisi tahapan pemungutan dan perhitungan suara terjadi pada musim hujan.

"Kami akan lakukan patroli pengawasan untuk mengantisipasi berbagai hambatan dan kerawanan yang akan terjadi pada pemungutan dan perhitungan suara," ujarnya.

BACA JUGA:Fazzio Hybrid Terbaru Kembali Menyapa GEN Z, Hadirkan Fazzio Youth Festival Yang Jadi Ajang GEN Z Unjuk Bakat

Selain itu, Bawaslu Kabupaten Indramayu mengimbau masyarakat untuk proaktif dalam mengawasi jalannya pemilihan serta melaporkan setiap indikasi pelanggaran yang terjadi di TPS. Partisipasi masyarakat menjadi kunci penting dalam mewujudkan Pilkada yang bersih, jujur, dan adil.

"Bawaslu berkomitmen untuk terus menjaga integritas pelaksanaan Pemilihan Serentak 2024, dengan kerja sama yang baik antara masyarakat, penyelenggara, dan aparat keamanan, diharapkan seluruh tahapan pemilihan dapat berjalan dengan sukses," tukas Supriadi. (oni)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: