Posisi Calvin Verdonk di NEC Nijmegen Terpaksa Tersingkir, Bantah Opini Publik, 'Saya Segera Membaik'

Posisi Calvin Verdonk di NEC Nijmegen Terpaksa Tersingkir, Bantah Opini Publik, 'Saya Segera Membaik'-ss ig: @explorebolaindo-radarindramayu.id
RADARINDRAMAYU.ID - Calvin Verdonk Mulai Tersingkir dari Posisi Utama NEC Nijmegen Musim Ini, Apa Penyebabnya? Pengaruh Bermain di Timnas Indonesia? Ini Tanggapan Verdonk!
Calvin Verdonk, bek kiri andalan Timnas Indonesia yang juga bermain di NEC Nijmegen, sedang menghadapi tantangan baru di musim 2024/2025 Eredivisie.
Posisi utama yang selama ini dipercayakan kepadanya mulai tergeser, menimbulkan spekulasi di kalangan publik, termasuk dugaan bahwa peran aktifnya di Timnas Indonesia bisa menjadi faktor penyebab.
Menurut laporan dari @explorebolaindo, ada yang menduga kondisi fisik Verdonk yang kelelahan setelah membela Timnas Indonesia mempengaruhi penampilannya.
BACA JUGA:Ketua GM FKPPI PC 1017 Indramayu Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi, Lanjutkan Visi Bermartabat
Namun, pemain berusia 27 tahun ini membantah spekulasi tersebut.
Dalam pernyataannya, Verdonk mengungkapkan bahwa ada beberapa faktor internal yang lebih relevan yang menyebabkan ia kehilangan tempat di tim utama.
Mengapa Calvin Verdonk Tersingkir?
Verdonk menjelaskan bahwa NEC Nijmegen saat ini masih dalam proses pembentukan chemistry tim.
BACA JUGA:Garda Bangsa Deklarasikan Dukungan untuk Bambang-Kasan, Targetkan 100.000 Suara di Pilkada
Menurutnya, karena ia adalah tipe pemain yang lebih fokus pada kerja sama dan bukan aksi individu, situasi tim yang belum sepenuhnya menyatu bisa membuatnya mudah digantikan.
“Saya pikir ini lebih karena tim ini belum sepenuhnya kompak. Saya bukan tipe pemain yang tampil solo, tetapi hanya memberikan umpan silang atau menembak,” ungkapnya kepada Forza NEC, sebagaimana dikutip Radar Indramayu pada 3 November 2024.
Lebih lanjut, Verdonk menyampaikan harapan bahwa seiring berjalannya waktu dan terciptanya kekompakan tim, performanya akan kembali maksimal.
“Saya harus bekerja sama dengan rekan setim saya, dan ketika tim mulai padu, saya otomatis akan bermain lebih baik," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: