Mayat Wanita Telanjang diduga Korban Pembunuhan Mengapung di Sungai Irigasi

Mayat Wanita Telanjang diduga Korban Pembunuhan Mengapung di Sungai Irigasi

ilustrasi mayat--

ARJAWINANGUN, RADARINDRAMAYU.ID - Geger. Sosok mayat perempuan muda telanjang mengapung di Sungai Irigasi Blok tiga, Desa Tegalgubug Lor, Kecamatan Arjawinangun. Sosok mayat dengan tangan terikat dibagian belakang itu, diduga sebagai korban pembunuhan.

Sosok mayat dengan ciri, perempuan berusia sekitar 30 tahun, kulit warna sawo matang, rambut hitam panjang, BH warna Pink, dan memakai cincin emas di jari tengah tangan kiri belum diketahui identitasnya.

"Sampai sekarang belum diketahui identitasnya," kata ketua RT setempat, Firman kepada Radar Cirebon, pada Senin (6/5/2024).

Firman menceritakan awal penemuan mayat tersebut. Katanya, sosok mayat pertama ditemukan oleh anak-anak yang sedang main di Sungai Irigasi Blok tiga Desa Tegalgubug Lor, pada Minggu sore (5/5/2024) sekitar pukul 17.00 WIB.

BACA JUGA:Asyik! Casadienta Cirebon Hadirkan Fasilitas untuk Anak

Waktu itu, anak-anak mengorek karung yang mengapung di Sungai. Karung tersebut, kemudian copot dan mengapung lah sosok perempuan telanjang, dengan rambut panjang.

"Anak-anak menyangka itu patung, karena awalnya di dalam karung. Pas karung lepas, baru tahu itu sosok mayat," ungkap Firman.

Kata Firman, sosok mayat perempuan itu terlihat hanya mengenakan BH warna Pink, tangan diikat ke belakang, ada bekas lebam di mata, ada tali di leher dan bekas jeratan, dan kondisi mayat dengan lidah mejulur ke depan. Dengan ciri tersebut, warga menduga mayat adalah korban pembunuhan.

"Diduga mayat tersebut korban pembunuhan. Bisa jadi, itu korban pemerkosaan. Mayat belum bau, kayaknya belum lama," terangnya.

BACA JUGA:Solusi Kemacetan, Kota Cirebon Mestinya Memiliki Jalan Layang di Kartini

Warga setempat tidak ada yang berani mengangkat mayat tersebut. Mereka menunggu kepolisian datang ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi mayat tersebut. Satu jam kemudian, mayat baru diangkat setelah anggota Polsek Arjawinangun tiba di lokasi kejadian.

"Pas magrib, mayat tersebut kemudian dievakuasikan ke RSUD Arjawinangun oleh anggota Polsek Arjawinangun," jelasnya.

Malam hari, Unit Identifikasi Polresta Cirebon tiba ke lokasi dan meminta keterangan warga setempat. Tidak hanya itu, polisi juga mencari karung yang membungkus korban.

"Polisi meminta keterangan awal tadi malam. Polisi juga nyari karung yang membungkus korban, mungkin sedang nyari bukti," tandasnya.

BACA JUGA: Waspada Penipuan Berkedok Rekrutmen KAI

Terpisah, warga setempat bernama Abul mengatakan, pihaknya mengetahui adanya rame-rame temu mayat sempat datang dan melihatnya. Waktu itu, kondisi mayat sudah mengapung dan tersangkut di Jembatan Sungai Irigasi.

"Saya datang cuman lima menit, kebetulan magrib, jadi langsung balik kanan. Terlihat mayat nyangkut di Jembatan, tangannya terikat kebelakang. Warga menduga mayat tersebut, korban pembunuhan," terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Arjawinangun AKP Sumairi saat dikonfirmasi Radar Cirebon tidak bisa memberikan stetmen. Ia mengarahkan ke Polresta Cirebon.  (cep)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: