Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Palestina

Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Palestina

SIAP KIRIM: Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap tragedi kemanusiaan, Indonesia mengirim bantuan untuk warga Palestina di Gaza.-Humas baznas -RADAR INDRAMAYU

JAKARTA, RADARINDRAMAYU.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin pelepasan pengiriman bantuan kemanusiaan dari Pemerintah RI untuk warga Palestina di Gaza. Berbagai jenis bantuan yang terdiri dari alat kesehatan dan makanan dengan total berat 51,5 ton akan dikirimkan dalam tahap pertama.

Upacara tersebut dilakukan di Base Ops Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Sabtu (4/11).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan rasa syukur bahwa bantuan dari Indonesia untuk Palestina segera akan diberangkatkan menuju Bandara El Arish di Mesir dan selanjutnya akan diteruskan ke Gaza.

Bantuan ini meliputi bahan makanan, alat medis, selimut, tenda, dan barang logistik lainnya seberat total 51,5 ton. Pengiriman tersebut akan menggunakan tiga pesawat, dua di antaranya adalah pesawat C-130 Hercules dari Skadron Udara 31 dan Skadron Udara 32 TNI AU, sementara satu pesawat sewa adalah Boeing 737 dari Garuda Indonesia.

BACA JUGA:Seru, Pemilihan Ketua Osis SMP Nurul Halim Secara Demokratis

Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa bantuan ini bukan hanya dari Pemerintah RI, tetapi juga berasal dari masyarakat dunia usaha. Bantuan tersebut disalurkan melalui lembaga kemanusiaan seperti Baznas, PMI, dan Kita Bisa.

Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas Indonesia dan kepedulian bangsa terhadap tragedi kemanusiaan yang terjadi di Gaza. Presiden Jokowi menekankan bahwa Indonesia akan terus bersama dalam perjuangan Bangsa Palestina.

"Ini merupakan wujud solidaritas Indonesia, wujud kepedulian bangsa Indonesia terhadap kemanusiaan, karena tragedi kemanusiaan yang ada di Gaza tidak dapat diterima harus sesegera mungkin dihentikan," katanya.

Dalam acara tersebut, hadir pula Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al Shun, sebagai saksi pelepasan pengiriman bantuan. Selain Presiden Jokowi, juga hadir beberapa pejabat tinggi, antara lain Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Yudo Margono, dan KSAD Jenderal TNI Agus Subiyanto.

BACA JUGA:Percepat Bangun Tol Indrajati, Ada Tiga Alternatif Pintu Exit Tol

Pengiriman bantuan kemanusiaan dari Pemerintah RI untuk warga Palestina di Gaza dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama, yang merupakan fokus utama saat ini, terdiri dari bantuan alat-alat kesehatan, sanitasi, makanan, kantong tidur, dan perlengkapan musim dingin.

Bantuan ini memiliki total berat 51 ton dan diangkut menggunakan dua pesawat C-130 Hercules dari Skadron Udara 31 dan Skadron Udara 32 TNI AU. Selain itu, Mabes Polri juga ikut serta dalam memberangkatkan bantuan kemanusiaan ke Gaza menggunakan satu pesawat sewa yang disediakan oleh Garuda Indonesia.

Rute penerbangan dalam misi kemanusiaan ini dimulai dari Lanud Halim Perdanakusuma di Jakarta, lalu melintasi Aceh, Yangon di Myanmar, New Delhi di India, Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, Jeddah di Arab Saudi, dan akhirnya sampai di El Arish di Mesir. Rute ini dipilih dengan pertimbangan yang baik untuk memastikan bantuan tersebut dapat tiba dengan aman di Gaza.

Sementara itu, gelombang kedua bantuan kemanusiaan akan didanai oleh Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI. Bantuan gelombang kedua ini akan berupa obat-obatan dan alat kesehatan. Rencananya, bantuan tersebut akan diserahkan kepada Bulan Sabit Merah Mesir dan disalurkan ke Gaza oleh United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: