INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID – Peringatan Hari Mangrove Sedunia dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat upaya pelestarian kawasan pesisir di Kabupaten Indramayu.
Salah satunya melalui aksi penanaman mangrove di kawasan Pantai Karangsong yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, Senin (3/8/2026)
Pada kegiatan tersebut Asosiasi Lembaga Peduli Lingkungan (ALPL) bersama Perhutani, komunitas lingkungan, relawan Kagana, lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta ratusan pelajar menanam ribuan bibit mangrove sebagai langkah nyata mencegah abrasi yang terus mengancam garis pantai.
Ketua ALPL, Eka Tarika mengatakan, bahwa sepanjang tahun 2026 pihaknya telah menanam sekitar 11.000 bibit mangrove di sejumlah kawasan pesisir Indramayu, termasuk di Pantai Karangsong, yang penanamannya melibatkan semua pihak termasuk dari lembaga pendidikan yang ada di Kabupaten Indramayu.
BACA JUGA:Hadirkan Pasar Murah di Indramayu, Pertamina EP Sediakan 1000 Paket Sembako
"Penanaman mangrove dilakukan sebagai langkah nyata mengurangi dampak abrasi yang selama ini menggerus garis pantai dan menyebabkan kerugian bagi masyarakat pesisir, terutama pemilik tambak," katanya.
Selain berfungsi menahan abrasi, hutan mangrove juga memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir, menjadi habitat berbagai biota laut, serta membantu menyerap emisi karbon.
“Langkah ini untuk menjaga ekosistem sekitar pantai, dan menumbuhman rasa kepedulian masyarakat dalam menjaga kelestarian alam,” jelas Eka.
Kegiatan tersebut juga melibatkan ratusan pelajar sebagai bagian dari edukasi lingkungan. Para siswa diajak mengenal manfaat mangrove sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian alam sejak dini. Bahkan, materi mengenai mangrove mulai diperkenalkan melalui muatan lokal di tingkat sekolah dasar.
BACA JUGA:Hadirkan Pasar Murah di Indramayu, Pertamina EP Sediakan 1000 Paket Sembako
Kepala SMP Negeri 4 Sindang, Ana Rohdiana, menyambut baik kegiatan tersebut pihaknya menilai keterlibatan siswa dalam aksi penanaman mangrove menjadi pengalaman berharga untuk menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan.
"Para siswa terlihat antusias mengikuti penanaman dan diharapkan menjadi generasi yang memiliki kesadaran untuk menjaga kelestarian kawasan pesisir, dengan penanam mangrove yang kontinu di kawasan pesisir Indramayu semakin terlindungi dari ancaman abrasi dan mampu membangun budaya peduli lingkungan di kalangan generasi muda,” ujarnya. (oni)