Pasokan Air Tersumbat, Damkar Indramayu Bantu Petani Lobener Lor
BERSIHKAN: Petugas Damkar Indramayu bersama petani Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang lakukan pembersihan gorong-gorong yang tersumbat untuk memperlancar pasokan air, Senin (3/8).-Anang Syahroni-radarindramayu
INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID – Air tak bisa masuk ke saluran irigasi, karena saluran gorong-gorong yang terlalu tinggi, membuat petani di Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang minta bantuan Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu. Senin (3/8/2026).
Petugas Damkar dengan membawa mobil pemadam berkapasitas 3.000 liter yang datang langsung melakukan upaya normalisasi gorong-gorong saluran air agar kembali lancar.
petani Desa Lobener Lor, Toto mengatakan, pihaknya memanggil Pemadam Kebakaran (Damkar) Indramayu untuk membantu para petani karena air tidak bisa masuk ke saluran irigasi untuk mengairi sawah petani.
“Pembagian air kan sudah dijadwalkan, pas pembagian air dari saluran utama tidak bisa masuk karena kontruksi gorong-gorong terlalu tinggi sehingga air tidak bisa mengalir tersumbat,” ujarnya.
BACA JUGA:Pemcam Sukagumiwang Tinjau Tanggul Sungai Cimanuk yang Longsor, Ada 13 Titik Kritis di Enam Desa
Sehingga petani berinisiatif memanggilnya Petugas Damkar untuk membantu memperlancar saluran air dengan membuat saluran air dibawah gorong-gorong.
“Air sama sekali tidak bisa ngalir, jika ingin ngalir harus di tambak, resikonya kalau di tambak bisa memacu konflik petani dibelakang karena saat ini semua butuh air, jadi minta bantuan Damkar,” kata Toto.
Dikatakan Toto pembenahan gorong-gorong di Blok Rukem tersebut untuk mengairi sawah seluas 80 hektare di tiga blok yakni magrib, sampang, dan sedep.
“Dari 80 hektare itu, 40 hektare sudah tanam, sisanya masih belum karena terbatasnya pasokan air, semoga dengan ikhtiar petani masalah air bisa teratasi, terimakasih Damkar yang merespon laporan kami,” tuturnya.
BACA JUGA:Yamaha Fazzio Hadirkan Special Edition Sunset Blue, Tampilkan Nuansa Retro Summer yang Semakin Skena
Sementara itu, Kabid Damkar Indramayu, Jajat Wibisono melalui anggota di lapangan, Sujono mengungkap, Mako Damkar Indramayu menerima laporan dari petani di Kecamatan Jatibarang yang membutuhkan pertolongan atasi krisis air karena gorong-gorong yang menjadi pintu masuk air tersumbat atau posisinya lebih tinggi.
“Untuk lakukan pengeboran, menyemprot memperlancar saluran air, dengan kapasitas air sebanyak 3.000 liter, sudah 3 kali mobil ya, semoga upaya yang kami lakukan bisa membantu petani,” ujarnya. (oni)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

