INDRAMAYU-Ganasnya serangan hama tikus, membuat anggota Persatuan Penembak Anjatan Indramayu (Perbakani) Shooting Club bersama Satuan Tugas (Satgas) Desa Kedungwungu Kecamatan Anjatan angkat senapan. Demi membantu para petani, para jago tembak anggota komunitas pehobi senapan angin ini menggelar bakti sosial berburu hama tikus. Aksi berburu si monyong menyasar lahan persawahan serta pinggiran sungai di Dusun Pilangpayung yang berbatasan dengan Desa Wanguk. Ketua Perbakani Nana Supana menuturkan, baksos berburu tikus untuk membantu para petani setempat yang kewalahan terhadap ganasnya serangan hewan pengerat itu. Bahkan sebagian tanaman padi yang baru berumur 1-3 minggu mengalami kerusakan. Petani tak bisa melakukan upaya gropyokan lantaran hama tikus menyerang tanaman ketika malam hari. Sementara pada siang hari, tikus naik kepepohonan yang berada di pinggiran sungai. “Untuk membasminya ya dengan cara ditembak. Itu tikus kalau siang bergelantungan dipohon-pohon pinggir kali, terutama di pohon bambu,” ungkap Nana, Selasa (4/2). Peraih juara 1 lomba menembak antar senior pada kompetisi antar kader Tingkat Madya PPM XI Jawa Barat menjelaskan, kegiatan baksos rutin diadakan. Kali ini melibatkan Satgas Desa Kedungwungu yakni anggota Babinsa, Bhabinkamtibmas serta Pamong Desa. Sebelumnya Perbakani juga pernah diminta oleh petani di Desa Salamdarma untuk ikut memberantas unggas liar yang kerap merusak tanaman padi mereka. “Semua kami lakukan dengan ikhlas, tidak dibayar namun bertujuan untuk membantu serta menjalin persaudaraan dengan berbagai pihak,” katanya. Lebih jauh, bapak dua orang anak ini memaparkan, dibentuknya Perbakani adalah untuk mempererat silaturahmi sesama anggota serta berupaya mensosialisasikan tentang cara menggunakan senapan angin dengan baik dan benar. Tidak untuk melakukan tindakan ceroboh apalagi untuk tindakan kriminalitas. Jumlah anggotanya sudah mencapai puluhan orang berasal dari sejumlah desa di Anjatan. “Kami selalu berkoordinasi dengan pihak Polsek Anjatan dan Koramil terkait pembinaan, latihan maupun implementasi program Perbakani,” pungkas Nana. (kho)
Perbakani Bantu Petani Berburu Hama Tikus
Rabu 05-02-2020,08:45 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 09-04-2026,14:46 WIB
Kompak, Puluhan Warga Jatibarang Baru Normalisasi Sungai Sojar
Kamis 09-04-2026,15:38 WIB
LinkUMKM BRI Dorong Perempuan Pengusaha Fesyen Naik Kelas, Olah Wastra Nusantara Jadi Busana Modern
Kamis 09-04-2026,14:53 WIB
Program BERBISIK Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Sukses Raih Proper Emas Ke 8
Kamis 09-04-2026,15:55 WIB
Truk Oleng Timpa Dua Motor dan Warung, Satu Pemotor Tewas
Kamis 09-04-2026,15:28 WIB
BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia dalam Daftar 'Global 500 2026' Versi Brand Finance
Terkini
Kamis 09-04-2026,21:08 WIB
Rencana Kerja 2026, Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
Kamis 09-04-2026,15:55 WIB
Truk Oleng Timpa Dua Motor dan Warung, Satu Pemotor Tewas
Kamis 09-04-2026,15:38 WIB
LinkUMKM BRI Dorong Perempuan Pengusaha Fesyen Naik Kelas, Olah Wastra Nusantara Jadi Busana Modern
Kamis 09-04-2026,15:28 WIB
BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia dalam Daftar 'Global 500 2026' Versi Brand Finance
Kamis 09-04-2026,14:53 WIB