Satu tahun selisih usia memang terdengar kecil, namun di dunia sepak bola, setahun tambahan pengalaman dapat membuat perbedaan signifikan, baik dari segi pengambilan keputusan di lapangan maupun kesiapan mental menghadapi tekanan pertandingan.
Rafael memang sudah dikenal luas publik Tanah Air karena memilih membela Timnas Indonesia, tetapi Dean sejauh ini masih fokus membangun karier di Eropa.
Dengan performa yang terus berkembang, bukan tidak mungkin namanya suatu saat akan masuk radar PSSI jika dibutuhkan untuk memperkuat lini serang Garuda.
Apalagi, postur dan gaya bermainnya menawarkan opsi berbeda dibanding penyerang yang dimiliki Indonesia saat ini.
Musim baru kasta kedua liga Belanda ini menjadi kesempatan emas bagi Dean untuk memperbaiki catatan golnya dan membantu VVV-Venlo kembali bersaing di papan atas.
Kegagalan meraih poin di laga perdana tentu menjadi pelajaran berharga untuk laga-laga berikutnya, baik bagi tim maupun bagi dirinya secara individu.
Dengan dukungan penuh dari pelatih dan kepercayaan rekan setim, Dean memiliki segala modal untuk tampil lebih tajam, konsisten, dan berkontribusi besar bagi perjalanan VVV-Venlo musim ini.
Penampilan apik di klub bukan hanya akan mengangkat reputasinya di Belanda, tetapi juga membuka peluang lebih besar untuk berkarier di level yang lebih tinggi di masa depan.