Pemain Keturunan Indonesia Ini Tetap Curi Perhatian di Belanda!

Minggu 31-08-2025,20:48 WIB
Reporter : Hafshah Sheehan Auliya
Editor : Hafshah Sheehan Auliya

RADARINDRAMAYU.ID - Dean, striker jangkung berusia 23 tahun dengan tinggi badan 188 cm, menjadi salah satu sorotan pada pekan perdana kasta kedua liga Belanda usai bermain penuh membela VVV-Venlo.

Sayangnya timnya harus menelan kekalahan tipis 3-2 dari tuan rumah De Graafschap.

Penampilannya kali ini kembali menegaskan statusnya sebagai pemain muda yang matang secara pengalaman, apalagi jika dibandingkan dengan rekan sesama keturunan Indonesia, Rafael Struick, yang berusia 22 tahun.

Bukan hanya sekadar mengisi bangku cadangan, Dean telah mendapatkan kepercayaan untuk tampil reguler di tim utama VVV-Venlo, bahkan mencatatkan 2 gol dari 10 penampilan sejak berseragam klub tersebut.

BACA JUGA:Bingung Mau Pilih KUR Dari Bank Apa? Ini Perbedaan Mencolok Antara Bank-Bank Besar Indonesia!

Pengalaman bertanding di kompetisi Eropa, khususnya liga Belanda yang terkenal kompetitif, membuat Dean memiliki mental dan fisik yang siap bersaing di level tinggi, sesuatu yang menjadi modal besar jika suatu saat dilirik tim nasional Indonesia.

Kehadirannya di lapangan selalu memberikan ancaman bagi pertahanan lawan, terlebih dengan keunggulan postur tubuh yang memudahkan dirinya memenangkan duel udara maupun menjadi target man dalam skema serangan tim.

Kekalahan VVV-Venlo dari De Graafschap memang terasa pahit, tetapi bagi Dean, kesempatan bermain penuh di laga perdana musim ini adalah tanda bahwa pelatih menaruh kepercayaan besar padanya.

Peran sebagai striker utama dalam laga tersebut membuat Dean terlibat aktif dalam membangun serangan, meski hasil akhir belum berpihak pada timnya.

BACA JUGA:Berapa Cicilan Pinjaman BSI Syariah Plafon Rp100 Juta 2025? Apa Saja Syarat dan Cara Pengajuannya?

Sebagai pemain yang sudah mencatatkan menit bermain signifikan musim lalu, Dean tampak semakin percaya diri mengolah bola, membuka ruang, dan menempatkan dirinya di posisi strategis untuk mencetak gol.

Rekam jejaknya musim lalu dengan 2 gol dari 10 penampilan menunjukkan bahwa ia mampu memberikan kontribusi nyata, meskipun kompetisi di lini depan VVV-Venlo cukup ketat.

Dengan kematangan permainan yang ia miliki di usia muda, tak menutup kemungkinan Dean akan menjadi salah satu ujung tombak andalan sepanjang musim ini.

Jika dibandingkan dengan Rafael Struick yang juga menjadi sorotan publik sepak bola Indonesia, Dean memiliki sedikit keunggulan dari sisi usia dan jam terbang.

BACA JUGA:Jay Idzes Jadi Bek Termahal Kedua Sepanjang Sejarah Sassuolo! Ini Rincian Gajinya Bikin Kaget!

Kategori :