KH Syaerozi Bilal Ketua FKUB Kabupaten Indramayu Periode 2023-2025

Rabu 24-05-2023,10:00 WIB
Reporter : Utoyo Prie Achdi
Editor : Leni indarti hasyim

INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID -- Bupati Indramayu Nina Agustina melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Indramayu Rinto Waluyo secara resmi melantik K.H. Syaerozi Bilal sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Periode 2023-2025, di Guest House Perum Bumi Patra Indramayu, Senin malam, 22 Mei 2023.

Pelantikan ini sebagaimana tertera pada Surat Keputusan Bupati Indramayu No: 450/Kep.199-Bakesbangpol/2023 Tentang Dewan Penasehat dan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Masa Bhakti Tahun 2023-2025.

Dalam sambutannya Sekda Rinto menyampaikan selamat kepada ketua dan anggota yang telah resmi dilantik pada kepengurusan FKUB Kabupaten Indramayu periode 2023-2025. Diharapkan, mampu mempertahankan serta meningkatkan kehidupan masyarakat Indramayu yang harmonis, damai dan berdampingan tanpa membeda-bedakan suku dan agama.

"Peran FKUB menjadi sangat penting sebagai penghubung dan penyelaras dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama. Kerukunan umat beragama adalah salah satu faktor yang turut berperan dalam menciptakan kondisi bangsa yang kondusif khususnya di Kabupaten Indramayu," katanya.

BACA JUGA:Ribuan Jamaah Ikuti Istighosah Dalam Acara Pertamina Bersholawat

BACA JUGA:Kecam Parpol Usung Kader Luar, Para Mantan Kuwu Sepakat Dukung Cawabup Pribumi

Sekda Rinto menambahkan, terdapat korelasi yang sangat positif pada pelantikan FKUB ini dengan visi pembangunan Kabupaten Indramayu yaitu terwujudnya Indramayu Bermartabat (Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur, dan Hebat) yang tertuang dalam 7 misi Sapta Nata Mulya Jaya terutama misi kedua yaitu meningkatkan pelayanan kehidupan beragama dan kepercayaan serta pemajuan kebudayaan dalam bingkai bhinneka tunggal ika.

Rinto mengajak kepada para pengurus FKUB Kabupaten Indramayu, makna Bermartabat ini dalam arti yang sesungguhnya yaitu Indramayu harus menjadi kabupaten yang disegani dan dihormati baik dalam tatanan etika, tatanan moral, maupun hukum dan politik.

"Bermartabat harus menjadi semangat dan roh seluruh lapisan masyarakat baik dalam pembangunan maupun dalam segenap tatanan kehidupan baik itu pemerintahan, bermasyarakat maupun berorganisasi," pungkasnya.

BACA JUGA:Eksplorasi Pulau Sulawesi, Biker XMAX Buktikan Ketangguhan Motor dan Solidaritas Antar Rekan Komunitas

BACA JUGA:Haurgeulis Bidik Juara Lomba Desa Tahun 2023

Kategori :