Erick Thohir Resmi Akhiri Kerja Sama PSSI dengan Patrick Kluivert Setelah Gagal ke Piala Dunia 2026
Erick Thohir Resmi Akhiri Kerja Sama PSSI dengan Patrick Kluivert Setelah Gagal ke Piala Dunia 2026-- instagram @erickthohir-- radar indramayu
RADARINDRAMAYU.ID - Erick Thohir resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama antara PSSI dengan pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert, dan seluruh tim kepelatihannya.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Ketua Umum PSSI itu menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi Kluivert selama hampir satu tahun mendampingi Timnas Indonesia.
“Terima kasih atas kontribusi yang sudah diberikan Coach Patrick Kluivert dan Tim Kepelatihan selama hampir 12 bulan untuk PSSI & Timnas Indonesia,” tulis Erick Thohir di Instagram resminya.
Ia juga menegaskan bahwa keputusan pemutusan kerja sama tersebut dilakukan atas kesepakatan bersama.
“Dengan penuh rasa hormat, PSSI dan Coach Patrick & Tim Kepelatihan sepakat untuk mengakhiri kerja sama ini,” tulisnya.
Langkah ini menjadi keputusan besar di tubuh PSSI setelah kegagalan Timnas Indonesia melangkah lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Tim Garuda terpaksa menghentikan perjuangan di babak keempat setelah menelan dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi dan Irak.
Dalam dua laga tersebut, Indonesia kalah tipis 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak. Hasil ini membuat skuad Merah Putih finis di posisi terbawah Grup B dan gagal merebut tiket playoff.
BACA JUGA:Buah Manis Investasi Akademi, Anak Muda Ini Siap Menembus Tim Utama Manchester United
Melalui pernyataan resminya, PSSI menjelaskan bahwa pemutusan kontrak ini dilakukan berdasarkan mekanisme “mutual termination” atau kesepakatan kedua belah pihak.
“Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal,” tulis PSSI pada Kamis (16/10).
Kontrak Patrick Kluivert sejatinya masih berlaku hingga 2027, setelah dirinya resmi menggantikan Shin Tae-yong pada Januari 2025 lalu.
Namun, evaluasi menyeluruh terhadap hasil kualifikasi membuat kedua pihak memutuskan untuk mengakhiri kerja sama sebelum waktunya.
Gerald Vanenburg dan Frank van Kempen Juga Diputus Kontraknya
Selain Kluivert, dua pelatih lain yang turut berpisah dengan Timnas Indonesia adalah Gerald Vanenburg dan Frank van Kempen.
Vanenburg sebelumnya melatih Timnas Indonesia U-23, sementara Van Kempen memimpin Timnas Indonesia U-20. PSSI menyatakan bahwa seluruh tim kepelatihan asal Belanda itu tidak lagi menangani tim nasional di level mana pun.
“Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan,” tulis PSSI.
BACA JUGA:Full Gaspol! Yamaha Ajak Awak Media Asah Skill Bawa WR155 & YZ125X pada Event BLU CRU Yamaha
Erick Thohir menegaskan, meski perpisahan ini berat, langkah tersebut perlu diambil demi kemajuan sepak bola Indonesia.
Ia menyampaikan apresiasi untuk perjuangan para pelatih, pemain, dan seluruh suporter yang telah mendukung Timnas hingga mencetak sejarah dengan menembus babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Erick juga menambahkan bahwa PSSI akan melakukan evaluasi besar-besaran.
“Kita akan melakukan evaluasi dan menentukan target bagi Timnas Indonesia berikutnya untuk bisa masuk ranking 100 besar FIFA, Piala Asia 2027, dan Piala Dunia 2030,” tulisnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

