Warga Desa Bunder Keluhkan Jalan Rusak, Ini Tanggapan Dinas PUPR

Warga Desa Bunder Keluhkan Jalan Rusak, Ini Tanggapan Dinas PUPR

Sedang berlangsung pembangunan tersier saluran air yang dilakukan oleh BBWS, di Desa Bunder Kecamatan Widasari, 7 Desember 2024.--radarindramayu.id

RADARINDRAMAYU.ID — Beberapa waktu lalu, warga Desa Bunder Kecamatan Widasari mengeluhkan kondisi jalan yang rusak. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu langsung memberikan tanggapan terkait persoalan ini. 

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas PUPR sudah berkoordinasi dengan pihak BBWS melalui PPK IRWA IV bersama Pemerintah Desa Bunder dan Pemerintah Kecamatan Widasari. 

Kepala Dinas PUPR Indramayu, Asep Abdul Mukti, melalui Kepala Bidang Bina Marga PUPR, Achmad Hidayat, berharap masyarakat bersabar karena setiap tahapan kegiatan pembangunan melalui proses yang tidak sebentar.

Status jalan rusak tersebut, kata Hidayat, merupakan jalan desa yang merupakan kewenangan pemerintah desa. 

"Status jalan adalah jalan desa, kewenangan desa untuk pelaksanaan rehab 3.390 km, lebar jalan 3 meter, menghubungkan Desa Ujungaris dengan Desa Bunder/Widasari," ujar pria yang akrab disapa Yayat, kepada Radar Indramayu, Minggu, 8 Desember 2024. 

BACA JUGA:FIFA Resmi Ubah Nama dan Status Piala AFF 2024, Poin Makin Banyak, Semakin Bergengsi!

Ia juga memberi tahu bahwa saat ini sedang berlangsung pembangunan tersier saluran air oleh BBWS. Kemudian, terkait kondisi jalan, pihak BBWS akan melakukan survei pada Senin, 9 Desember 2024. 

"Kondisi sekarang, masih ada kegiatan pembangunan saluran tersier, kami masih menunggu pihak BBWS apakah ada penanganan atau tidak, rencana hari Senin (9 Desember 2024) baru mau disurvei pihak BBWS," ungkapnya. 

Yayat mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Nina Agustina, telah berupaya meningkatkan pembangunan infrastruktur pada tahun anggaran 2024. 

Menurutnya, kegiatan infrastruktur meliputi rekonstruksi jalan, rehabilitasi dan pemeliharaan jalan serta jembatan secara signifikan dalam 3 tahun terakhir telah meningkat anggarannya melalui dana APBD Indramayu, dibantu dengan program peningkatan jalan daerah melalui dana bantuan provinsi dan pusat. 

"Kegiatan pembangunan infrastruktur selama 3 tahun kepemimpinan Bupati lbu Nina Agustina meliputi Pembangunan Jalan 3,364 Km, Rekonstruksi Jalan 113,368 Km, Rehabilitasi Jalan Desa 371,8534 Km, Rehabilitasi Jalan Kabupaten 32,282 Km, dan Pemeliharaan Berkala Jalan 42,923 Km serta Pembangunan Jembatan 79 Unit, Rehabilitasi Jembatan 77 Unit, dan Pemeliharaan Rutin Jembatan 73 Unit," terangnya. 

BACA JUGA:Shin Tae-yong Percaya Diri Bisa Bersaing Bermodal Pemain Muda di ASEAN Cup 2024: Pemain U-22 Cukup

Lebih lanjut, dari panjang jalan kabupaten 827,424 Km, kondisi jalan dalam keadaan baik sepanjang 440,880 Km, dan dalam kondisi sedang 287,810 Km. 

"Sedangkan jalan dengan kondisi rusak ringan sepanjang 54,670 Km, dalam kondisi rusak berat 42,97 Km. Lalu kemantapan jalan mencapai 88,07 %," pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: