PUPR Indramayu: Pembangunan Jalan Jadi Prioritas di Tahun 2026

PUPR Indramayu: Pembangunan Jalan Jadi Prioritas di Tahun 2026

Jalan kabupaten bermaterial beton di Desa Tinumpuk Kecamatan Juntinyuat-Burhanudin-radarindramayu

INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID – Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sebagai penunjang kegiatan ekonomi dan mobilitas warga.

Pernyataan tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Indramayu, Asep Abdul Mukti, dalam pernyataannya di sebuah stasiun televisi nasional, beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu, Asep menjelaskan perkembangan penanganan jalan di Indramayu, termasuk pembagian kewenangan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

Ia merinci, wilayah Indramayu dilalui 105 kilometer jalan nasional, 157 kilometer jalan provinsi, serta 827 kilometer jalan kabupaten yang terbagi dalam 299 ruas di 31 kecamatan.

BACA JUGA:Menapak Jejak dan Menyemai Kearifan Budaya Lokal Melalui TAPAK LELEA

“Pemkab terus menjalankan pemeliharaan rutin dan pembangunan infrastruktur baru demi kelancaran mobilitas masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi,” ujarnya.

Asep melaporkan tingkat kemantapan jalan kabupaten kini mencapai 88,12 persen.

Sepanjang 2025, pemerintah daerah menuntaskan pemeliharaan rutin sepanjang 130 kilometer, rekonstruksi 86 kilometer, serta rehabilitasi 61 kilometer.

Upaya tersebut juga didukung APBN melalui Program Inpres Jalan Daerah yang menargetkan perbaikan ruas Lohbener–Jatibarang sepanjang 7 kilometer.

BACA JUGA:BRI Perkuat Literasi Keuangan Anak Lewat Tabungan dan Program Pendidikan

Ia menambahkan, pekerjaan infrastruktur dipacu hingga akhir 2025 untuk mengejar target peningkatan kualitas jalan pada 2026.

Hambatan seperti cuaca dan tingginya aktivitas kendaraan berat dari sektor industri disebut menjadi tantangan di lapangan.

“Intensitas kendaraan besar mempercepat kerusakan jalan. Karena itu kami melakukan berbagai terobosan agar struktur jalan lebih kuat dan tahan cuaca,” kata Asep.

Meski pagu anggaran daerah 2026 mengalami efisiensi, Asep menegaskan pembangunan jalan tetap menjadi prioritas.

BACA JUGA:Hadir Dengan Warna Baru, Yamaha MX-King 150 'The King of Street' Tampil Semakin Berani

Sejumlah pekerjaan strategis ditargetkan tuntas pada pertengahan Desember, dengan proyeksi kenaikan tingkat kemantapan menjadi 88,30 persen.

Ia juga mengapresiasi dukungan swasta, termasuk kontribusi Pertamina dalam peningkatan 2,4 kilometer ruas jalan.

Selain mengandalkan APBD, Pemkab Indramayu juga mendorong dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat.

Pada 2025, Pemprov Jawa Barat kembali mengalokasikan bantuan penanganan 4,5 kilometer jalan kabupaten.

Di akhir pernyataannya, Asep menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak serta partisipasi publik.

BACA JUGA:Ketiak Adem, Cerah, dan Anti Bau Sepanjang Hari: Rahasia Kecil untuk Hidup Lebih Nyaman

“Kami berharap warga turut aktif melaporkan kerusakan jalan melalui kanal resmi pemerintah. Sinergi antara pusat, provinsi, daerah, swasta, dan masyarakat menjadi kunci untuk terus memperbaiki kondisi jalan di Indramayu,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: