Wah Ini Keterlaluan, Beras Bulog Oplosan Dikemas Terus Dijual ke Warga di Majalengka

Wah Ini Keterlaluan, Beras Bulog Oplosan Dikemas Terus Dijual ke Warga  di Majalengka

Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi saat konferensi pers kasu beras Bulog oplosan. Foto:-Istimewa-Radar Cirebon--

MAJALENGKA,  RADARINDRAMAYU.ID - Sungguh keterlaluan oknum yang melakukan aksi yakni beras Bulog oplosan di Majalengka dikemas kembali lalu dijual ke warga.

Untungnya dalam kasus ini  Polres Majalengka cepat ditangani. Polisi bertindak setelah menerima laporan adanya beras Bulog oplosan di Majalengka.

Kemasan beras Bulog tersebut tidak hanya dioplos tetapi   juga telah diubah sebelum dijual kembali ke masyarakat.

Dari hasil Penyidik ​​Satuan Reserse Kriminal Polres Majalengka akhirnya  mengungkap kasus ini.

Kasus dugaan pengoplosan beras Bulog kemudian dikemas ulang untuk dijual kembali ke masyarakat.

BACA JUGA:Latih Public Speaking dan Kepemimpinan Para Kuwu, Camat Kedokan Bunder Lakukan Trik Ini

BACA JUGA:Puluhan Nasabah BPR KR Indramayu Datangi DPRD, Kesal Uang Mereka Tak Bisa Diambil

“Dilakukan oleh pabrik penggilingan beras CV MPR yang beralamat di Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka,” ujar Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi. 

Kapolres bersama Kasat Reskrim AKP Febry H Samosir, Kasi Propam AKP Sarjiyo, KBO Reskrim IPTU Iwan Sutari dan Kasubsi PIDM Sie Humas IPDA Mardiono menggelar Konferensi pers di Mapolres Majalengka, Selasa (14/3/2023).

“Kita sudah mengamankan beberapa orang dan sudah meminta keterangan dalam kasus ini, dan mengamankan barang bukti sebanyak 50 ton beras bulog yang akan dioplos,” terangnya mengutip dari radarcirebon.com, Rabu, 15 Maret 2023.

 Kapolres menjelaskan, beras bulog yang sudah dicampur dengan beras lain ini dipergunakan untuk mencukupi kebutuhan BPNT dan diperuntukan di wilayah Kabupaten Majalengka.

BACA JUGA:Mantap! Ahmad Yani Terima Anugerah Naratama Wiyata Mandala dari Keraton Kacirebonan

Dan Kapolres juga menuturkan, bahwa pengoplosan beras bulog dengan kualitas medium dengan beras Demak sehingga menjadi beras kualitas premium kemasan 10 kg dengan merk MPR. 

Serta ada dugaan penggantian kemasan beras bulog LN (Luar Negeri) kualitas medium 50 kg menjadi kemasan 25 kg dengan merk Kepala Ayam Jago yang dijual kepada masyarakat bebas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: