INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID — Bupati Indramayu Lucky Hakim mengintruksikan jajaran camat dan kepala desa (kuwu) di Kabupaten Indramayu untuk ikut serta menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), hal itu disampaikan saat menerima audiens jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indramayu terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Pendopo Indramayu, Rabu (25/02).
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Indramayu terhadap pelaksanaan SE2026.
Pemkab Indramayu akan menerbitkan surat edaran kepada seluruh SKPD terkait dan pelaku usaha, serta menginstruksikan camat dan kepala desa untuk turut mendukung dan menyukseskan pendataan sensus ekonomi tersebut.
BACA JUGA:Sirojudin Akui Sinyal Perpindahan Nina Agustina Ke Partai Lain Sejak Kalah Pilkada 2024
“Data yang akurat dan presisi agar menjadi dasar utama dalam perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan. Kami siap berkolaborasi dan memfasilitasi kebutuhan BPS, termasuk dalam sosialisasi dan proses rekrutmen petugas,” jelas Lucky.
Ia berharap melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, terbangun basis data ekonomi Kabupaten Indramayu yang kuat, akurat, dan komprehensif sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Indramayu, Dudi Barmana menyampaikan, bahwa pelaksanaan Sensus Ekonimi 2026 (SE2026) dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Juli 2026.
Sebanyak 1.699 petugas sensus akan direkrut dari masyarakat lokal Indramayu agar proses pendataan lebih efektif karena petugas memahami karakter wilayah dan masyarakat setempat hingga tingkat desa dan kecamatan.
BACA JUGA:DPD PSI Indramayu Respon Gabungnya Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina
"SE 2026 tidak hanya memotret jumlah dan sebaran usaha, tetapi juga menggambarkan struktur ekonomi, karakteristik dan profil perusahaan, tingkat produktivitas, daya saing usaha, hingga perkembangan ekonomi digital. Data yang dihimpun meliputi identitas usaha, status badan usaha, jumlah tenaga kerja, pemanfaatan internet, serta gambaran perkembangan usaha terkini," jelasnya.
BPS juga menekankan pentingnya partisipasi seluruh pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi mayoritas entitas usaha di Kabupaten Indramayu. Partisipasi aktif pelaku usaha dinilai sangat menentukan kualitas dan akurasi data yang dihasilkan.(oni)