RADARINDRAMAYU.ID - Nova Arianto menargetkan lolos dari fase grup Piala Dunia U-17 2025 di Qatar melalui pendekatan taktis yang konsisten dan pemeliharaan kestabilan mental pemain-pemain muda Garuda Muda.
Pelatih Timnas U-17 ini menegaskan ambisi pribadi untuk membawa tim melangkah ke babak berikutnya.
Namun menolak mengambil beban berlebih pada para pemain dengan menekankan pentingnya mereka menikmati kompetisi tingkat dunia di usia dini.
Formasi tiga bek tetap dipakai sebagai identitas tim sejak masa AFF dan kualifikasi Piala Asia, meski kompetisi senior dan U-23 di bawah federasi kini lebih sering mengandalkan empat bek.
Nova percaya pola ini memberi keseimbangan antara pertahanan kokoh dan transisi cepat ke lini serang.
Lebih lanjut, fokus utama ia tekankan tidak hanya pada aspek teknis dan fisik, tetapi juga pada kekuatan mental dan kesiapan psikologis.
Karena turnamen ini menghadirkan tekanan besar ketika menghadapi Brasil dan tim-tim kuat lainnya.
Dalam konteks itu, ia ingin para pemain tampil tenang, kompak, dan mampu mengubah tekanan menjadi peluang melalui koordinasi antar lini, kepekaan membaca permainan, serta ketajaman eksekusi.
BACA JUGA:Publik Heboh! Louis van Gaal Isyaratkan Kabar Besar, Timnas Indonesia Jadi Tujuan Berikutnya?
Nova menegaskan bahwa pemusatan latihan di Dubai akan berperan sebagai momentum jelang pertandingan grup, dengan tiga uji coba melawan Paraguay, Afrika Selatan, dan Panama bertujuan mengevaluasi dinamika trio bek, kedalaman lini tengah, serta kemampuan penjaga gawang dalam mengelola pressure dari lawan-lawan berstatus tinggi.
Ia menekankan bahwa keputusan mengenai skuad final bergantung pada performa di Dubai, termasuk kemampuan pemain diaspora untuk beradaptasi dengan ritme kompetisi internasional dan integrasi cepat ke dalam skuad inti.
Dalam konteks Grup H Piala Dunia U-17 Qatar, Indonesia dihadapkan pada tantangan besar, namun juga peluang untuk menunjukkan identitas permainan yang konsisten dan agresif tanpa mengorbankan aspek defensif.
Skuad Garuda Muda diharapkan bisa menjaga fokus sepanjang rangkaian ujicoba, memanfaatkan peluang-peluang yang tercipta, serta menutup persiapan dengan hasil evaluatif yang dapat menjadi landasan penentuan 21 pemain yang akan diberangkatkan ke Qatar.