Ia mengungkapkan harapannya agar Indramayu bisa dikenal sebagai daerah yang sejahtera, tenteram, dan tertata.
“Ini yang kita cita-citakan. Pemimpin harus tegas, tidak boleh dipenuhi rasa takut karena ia membawa amanah jutaan warga. Saya percaya Pak Lucky sosok pemberani. Kalau tidak, beliau tak mungkin mundur dari posisi Wakil Bupati waktu itu,” sindir Dedi.
Di akhir pidatonya, Dedi sempat bercanda, menyarankan agar jika ada wakil kepala daerah yang ingin menjadi bupati, sebaiknya mengundurkan diri lebih dulu.
“Dulu, karena berani mundur jadi wakil, akhirnya jadi bupati. Sekarang, kalau mau nyalon bupati, mundur dulu. Tapi saya harap tetap kompak dan harmonis ya,” pungkasnya disambut tawa hadirin.