Paslon Toto-Deis Sampaikan Visi Misi “Indramayu Sehat”

Selasa 29-09-2020,10:07 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim

nyaman, serta menyediakan alat dan armada untuk pemeliharaan.

  1. b) Mendirikan Bank Sampah Desa (BSD) dengan membagi dua katagori: organik menjadi energi bio organik dan pupuk, sedangkan nonorganik

(limbah plastik) akan diproses daur ulang.

  1. c) Gerakan menanam 1 juta pohon untuk penghijauan taman desa, taman

kota dan rumija (ruang milik jalan).

  1. d) Membangun Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah disesuaikan dengan kebutuhan desa.
  2. e) Membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di wilayah Indramayu barat dan Indramayu tengah, serta memperbaiki TPA di Indramayu timur.

 

  1. Lima Langkah Strategis Bidang Agama
  2. a) Gerakan “Ayo Mengaji” untuk membangun generasi muda yang memiliki nilai-nilai ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wata’ala sehingga terbentuk akhlak (budi pekerti), etika, budaya, dan integritas dalam membentuk pondasi sumber daya manusia demi terwujudnya masyarakat madani.
  3. b) Menjamin kesejahteraan para kyai dan guru agama (madrasah diniyah) dan Lembaga Pendidikan Qur’an (LPQ)). Memberikan insentif kepada

para imam masjid dan mushola.

  1. c) Mengoptimalkan peran Lembaga Zakat, Infak, Sodaqoh (ZIS) baik yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta secara proporsional.
  2. d) Memberikan bantuan untuk meningkatkan sarana dan prasarana lembaga pendidikan agama dan pondok pesantren.
  3. e) Terciptanya masyarakat Indramayu yang taat beragama.

 

  1. Lima Langkah Strategis Bidang Sosial
  2. a) Memetakan jumlah penduduk miskin, dan penyandang masalah kesehjateraan sosial (PMKS).
  3. b) Membuat gerakan perangi kemiskinan dan meningkatkan kepekaan dan upaya pengentasan PMKS secara terintegrasi.
  4. c) Membangun 3.170 rumah untuk tuna wisma bagi warga Indramayu.
  5. d) Bekerjasama dengan Lembaga Zakat, Infak, Sodaqoh (ZIS) untuk memberantas kemiskinan.
  6. e) Menurunkan angka kemiskinan 10% per tahun.

 

  1. Lima Langkah Strategis Bidang Ketenagakerjaan
  2. a) Memetakan jumlah pengangguran di setiap desa.
  3. b) Meningkatkan sarana dan prasarana pelatihan ketrampilan secara profesional.
  4. c) Bekerjasama dengan pihak swasta, BUMD atau Bumdes dalam menyediakan tenaga siap kerja.
  5. d) Meningkatkan kualitas, pelayanan dan perlindungan terhadap buruh migran Indramayu.
  6. e) Memfasilitasi lapangan kerja baru sebanyak 25.000 orang untuk pekerja lokal.

 

  1. Lima Langkah Strategis Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
  2. a) Memetakan fasilitas jalan, jembatan dan irigasi.
  3. b) Memprioritaskan perbaikan jalan, irigasi dan drainase yang rusak parah.
  4. c) Membangun jembatan penghubung antar desa.
  5. d) Peningkatan kualitas jalan termasuk dengan mengganti dari aspal/beton menjadi paving ton.
  6. e) Meningkatkan kualitas infrastruktur.

 

  1. Lima Langkah Strategis Bidang PSDA Tambang dan Energi
  2. a) Memetakan aliran sungai yang dikelola oleh pihak BBWS.
  3. b) Memetakan sumber-sumber tambang dan energi yang ada di Indramayu dan dikelola secara profesional untuk meningkatkan Pendapatan Asli

Daerah (PAD).

  1. c) Meningkatkan dan memperbaiki saluran air dan pintu air irigasi, memberantas mafia air bekerjasama dengan pihak aparat penegak

hukum.

  1. d) Memfasilitasi jaringan gas rumah tangga dan industri.
  2. e) Mampu meningkat

 

  1. Lima Langkah Strategis Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
  2. a) Memetakan kondisi pemberdayaan perempuan.
  3. b) Menyusun kebijakan strategis jaminan perlindungan perempuan.
  4. c) Berperan aktif meningkatkan kualitas keagaman dan pendidikan.
  5. d) Mengoptimalkan kesetaraan peran aktif perempuan.
  6. e) Mampu mewujudkan keluarga yang harmonis.

 

  1. Lima Langkah Strategis Bidang Ketahanan Pangan
  2. a) Memetakan potensi lahan desa.
  3. b) Menentukan kebijakan strategis dalam pendayagunaan potensi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM).
  4. c) Memfasilitasi pemasaran dan logistik hasil produksi dengan mensinergikan BUMD, BUMDes serta pihak swasta.
  5. d) Menjamin ketersediaan pangan dengan membuat lumbung desa yang dikelola oleh BUMDes.
  6. e) Mampu menciptakan swasembada pangan dan ketahanan pangan baik di tingkat lokal maupun regional.

 

  1. Lima Langkah Strategis Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
  2. a) Memetakan pola pemilihan kuwu/kepala desa.
  3. b) Membuat kebijakan strategis pola rekruitmen, pelatihan, pemilihan kuwu dan perangkat desa yang sehat.
  4. c) Melalukan pola pemberdayaan masyarakat dengan mengedepankan peran serta lembaga ke masyarakat desa.
  5. d) Melakukan pelatihan e-government kepada aparatur desa.
  6. e) Menghasilkan kepala desa dan aparatur desa yang amanah dan profesional sehingga mampu memberikan pelayanan optimal kepada

masyarakat desa secara baik dan benar.  

  1. Lima Langkah Strategis Bidang Kominfo
  2. a) Memetakan sistem komunikasi dan informasi kepada masyarakat.
  3. b) Menentukan kebijakan strategis terkait keterbukaan informasi yang terintegrasi.
  4. c) Melaksanakan e-Government dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.
  5. d) Membentuk media televisi lokal dan portal channel untuk kegiatan promosi dan publikasi informasi daerah.
  6. e) Mampu meningkatkan image positif kabupaten Indramayu.

 

  1. Lima Langkah Strategis Bidang BUMD
  2. a) Memetakan kinerja BUMD dan merestrukturisasi kelembagaan.
  3. b) Menentukan kebijakan strategis bisnis utama dan target revenue (hasil usaha) yang bernilai profit (profitable).
  4. c) Mensinergikan BUMD, BUMDes dan pihak swasta.
  5. d) Membuat sistem terintegrasi dan transparan.
  6. e) Menyerap tenaga kerja sebanyak 10.000 orang dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
  7. Lima Langkah Strategis Bidang BUMDes
  8. a) Memetakan potensi desa untuk dijadikan usaha dan bisnis utama.
  9. b) Bersinergi dan menginduk dengan BUMD sehingga menjadi satu kekuatan besar dalam bisnis jaringan distribusi, pemasaran dan produksi.
  10. c) Bekerjasama dengan pihak perbankan dan pihak swasta dalam hal permodalan untuk memfasilitasi usaha kecil masyarakat desa.
  11. d) Menentukan kebijakan strategis bisnis utama dan target revenue yang bernilai profit.
  12. e) Mampu menjadi motor penggerak percepatan pertumbuhan ekonomi desa dan penyerapan tenaga kerja desa.
Tags :
Kategori :

Terkait